4 Fakta Menarik Seputar Ketua OSIS Koplak No. 3 Bikin Kamu Geleng Kepala

Image source : https://www.facebook.com/Ghinaasstories/

Kisah Nurman pada novel Ketua Osis Koplak memang tidak bisa dilupakan. Baik itu sifat koplaknya yang sering bikin kita geleng-geleng kepala plus sakit perut atau kisah perjuangan Nurman setelah menjadi Ketos berkat the power of miracle ataupun kisah semi-romansa Nurman dan tokoh Endryani yang akhirnya berujung tragis. Pun, novel ini juga mengantarkan kita pada rahasia sekolah yang mengejutkan, unbelievable, OMG, dan unpredictable. Meskipun begitu, novel ini lebih didominasi oleh kekonyolan dan kelucuan yang membuat pembacanya akan tertawa walaupun sedang dalam bagian yang serius. Namanya saja sudah novel genre comedy ya. Tetap saja fun-fun wae membacanya.

Baca juga:

 

Setelah kalian membaca buku ini, pasti kalian  akan bertanya-tanya atau berasumsi sendiri apakah kejadian yang ada di novel ini benar-benar diambil dari kehidupan nyata Si Penulis? Atau semua itu hanyalah sebatas fiksi dari pikiran penulis yang koplak ini? Contohnya, pemilihan Nurman sebagai kandidat calon Ketua OSIS oleh Kepsek, yang mungkin terasa enggak mungkin deh!! Untuk membungkam rasa penasaran kalian itu, Mimin sudah menyiapkan enam fakta menarik seputar novel Ketua OSIS Koplak. Yuk Simak!

1. Ternyata Tiga Koplak Itu Beneran Ada

Kalian pasti mengenal Udin (Si Koplak Pinter) dan Samsuri (Si Koplak Lemot). Ya, dua orang koplak ini adalah sahabat sejati yang selalu menemani hari-hari Nurman di sekolah. Bahkan mereka juga yang membantu perjuangan Nurman ketika keajaiban memilihnya menjadi salah satu kandidat calon Ketua OSIS. Dari membantu saat melakukan hal-hal pra-kampanye, sampai menjadi Tim Sukses ketika kampanye Nurman berlangsung. Meskipun koplak, dua teman ini adalah orang-orang bisa dibilang sahabat-able banget.

Nah, tau enggak kalian bahwa tokoh Udin dan Samsuri ini sebenarnya benar-benar ada dikehidupan nyata Sang Penulis kita. Beliau mengatakan bahwa semua deskripsi yang dibuat pada novel tentang Udin dan Samsuri ini benar-benarlah nyata. Wah, jadi penasaran bagaimana kalau dianugrahi kedua orang aneh yang unik ini, ya? Pasti hari-hari yang damai akan menjadi rame seketika. Betul nggak, sih?

2. Endryani Adalah Orang yang Sama

Sekarang kita beralih ke tokoh Endryani. Tokoh yang dideskripsikan sebagai perempuan temben bermata sipit ini selalu menjadi musuh ketika bertemu dengan sosok Nurman. Ibaratnya seperti anjing dan kucing yang selalu bertengkar atau seperti serial kartun masa kecil Tom & Jerry. Tiada hari tanpa bertengkar adalah quote yang cocok kita berikan kepada dua insan yang menggemaskan ini.

Lalu apa yang terjadi pada mereka akhirnya? Ekhem, seperti kata pepatah, jika kita sering membenci seseorang, maka lama-lama akan jatuh cinta pula. Begitulah yang terjadi pada dua insan remaja ini. Mereka kemudian terjebak pada lingkaran cinta yang mereka ciptakan sendiri tanpa sadar. Munculnya benang merah tak kasat mata di masing-masing jari kelingking seolah mengatakan bahwa mereka akan menjalani hidup bersama.

Tapi, stop! Jangan berharap seperti itu ya! Kenapa? Karena ada kejadian tragis yang menimpa kedua insan ini di penghujung cerita yang membuat kalian nyesek dan berkata “Tidaaaaaak!!! Kenapa Thor? Kenapa?”

Namun, sebenarnya tokoh Endryani ini juga ada dikehidupan nyata penulis kita yang juga… mengalami kejadian tragis dengan tokoh asli Endryani. Sekarang, kalian tahu kan kenapa Maulana Wisnu, Penulis buku kocak Ketua OSIS Koplak masih ngejones sampai hari ini? Jawab sendiri saja ya!!

3. Maulana Wisnu juga murni diangkat sebagai KETOS oleh sebuah keajaiban          

Ingat dengan adegan terpilihnya Nurman sebagai kandidat Calon Ketua OSIS oleh Kepsek dibukunya? Hal itu juga kejadian di kisah nyatanya loh. Maulana Wisnu juga diangkat menjadi ketua OSIS dimasanya dengan cara yang unik. Beliau mengatakan sewaktu itu sedang jamkos pelajaran atau sedang dalam waktu istrirahat, kepala sekolahnya datang ke kelas lalu melihat Maulana Wisnu yang sedang duduk di ujung kelas dengan posisi yang nyeleneh.

Lalu, secara ajaib kepala sekolah bilang, “Maul, kamu bapak calonkan jadi kandidat Ketua OSIS ya?” Dan boom!! Jadilah beliau menjadi ketua OSIS. Ajaib kan? Ajaib banget malah. Memang, terasa agak aneh dan unusual, karena calon Ketua OSIS biasanya tidak dipilih oleh Kepala Sekolah. Tapi, di sini kita bisa mengambil pelajaran bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini dan kadang apa yang terjadi sesuai dengan system yang telah diatur, bisa berubah atau menyimpang suatu saat. Asik…

Intinya, believe in miracles.

4. Park Heri Novel VS Pak Heri Real Life

Walaupun orang yang bernama Pak Heri di novel tersebut benar-benar ada, namun di sini ada perbedaan yang sangat kontradiktif antara sifat yang dimiliki Pak Heri versi nyata dengan versi novelnya. Mimin tidak tahu alasan yang dipilih penulis untuk melakukan hal itu, tetapi mari kita ungkap fakta menarik tentang Pak Hei selaku Pembina OSIS di sini.

Pak Heri versi novel adalah orang yang terlahir dengan penuh rahasia yang terpendam. Maksudnya ia tipikal orang yang licik tetapi bisa menyembunyikan kelicikan yang ia buat dengan kedoknya. Pasalnya, Pak Heri versi novel memiliki rencana terselubung yang super duper mengagetkan dengan jabatannya sebagai Pembina OSIS ini. Wah, jadi penasaran kan? Makanya baca bukunya biar rasa penasaranmu terjawab.

Berbanding terbalik dengan karakter misterius dan licik di versi novel, Pak Heri dikehidupan nyata adalah orang yang sangat-sangat selow. Tipikal Pembina OSIS yang disukai anak-anak. Namun, jangan diremehin ya! Dibalik sifat selow dan enjoy-able nya Pak Heri ini ternyata dia juga sangat tegas loh. Tentu saja sebagai Pembina yang baik harus tegas, kan, ya. Nah, kalian lebih milih yang mana tuh? Pak Heri versi novel atau aslinya? Hehehe…

[Akbar Suganda Jaka Putra/Marketing Communication Pastel Books]

Bagikan ke Sekitarmu!