7 Buku Fiksi yang Harus Kamu Baca Sebelum Usia 30 Tahun

Kalau kamu penyuka buku-buku fiksi, kamu harus mengecek daftar buku berikut ini. Buku-buku di bawah ini adalah buku rekomendasi yang harus kamu baca sebelum usia 30. Mungkin kamu penasaran, mengapa harus sebelum usia 30? Usia 30 melambangkan usia yang sudah matang dan siap menjelang kerasnya kehidupan. Nah, sebelum masuk pada usia itu, sebaiknya kamu baca buku-buku ini dulu karena daftar buku fiksi yang ada di sini adalah daftar buku fiksi yang tidak biasa.

Buku-buku ini boleh dibilang penting dan mungkin akan menjadi bekal yang baik untuk kehidupanmu kelak. Penasaran buku apa yang dimaksudkan dan alasan buku itu masuk dalam daftar ini? Simaklah 7 buku rekomendasi yang harus kamu baca sebelum usia 30 tahun berikut ini.

1. To Kill The Mockingbird (Harper Lee)

Kamu tahu Harper Lee? Perempuan ini hanya menulis 2 buah buku sepanjang hidupnya, tetapi ajaibnya ia mendapat predikat sebagai penulis paling berpengaruh di abad-21 karena tulisannya itu! Apa kamu nggak penasaran, buku seperti apa yang telah ditulisnya?

Adalah To Kill The Mockingbird dan  Go Set a Watchman dua buah karya Lee yang begitu mendunia. Karya ini terinspirasi dari segala cerita tentang pembunuhan termasuk korban, tersangka, dan keterangan dari para saksi, peristiwa pembunuhan Richard Hickock dan Perry Smith pada tahun 1960. Tak disangka, buku ini laris terjual lahir hingga mendapatkan Pulitzer Prize pada tahun 1961, satu tahun setelah penjualan bukunya. Buku ini juga dinobatkan sebagai buku klasik sastra yang paling berpengaruh di dunia.

Baca juga:

2. 1984 (George Orwell)

Buku karya George Orwell yang berjudul 1984 pertama kali diterbitkan pada 1949 dan telah menjadi bacaan wajib di banyak sekolah menengah atas dan universitas sejak saat itu. Tidak hanya di kalangan akademisi, buku ini juga telah diterbitkan ke segala penjuru dunia dengan terjemahan dalam berbagai bahasa. Kabarnya, buku ini adalah buku best seller sepanjang masa karena telah puluhan kali dicetak ulang. Sebuah artikel bahkan menyebutkan bahwa di tahun 2017 lalu, buku ini juga masuk ke dalam 200 buku yang paling dicari di Amazon.com.

 

3. Laskar Pelangi (Andrea Hirata)

Sepertinya sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kita patut berbangga atas penghargaan yang diraihnya. Buku Laskar Pelangi masuk ke dalam daftar 10 Buku yang Paling Banyak Dibaca Pelajar dari Seluruh Dunia. Kenyataannya memang buku karya Andrea Hirata ini telah mengispirasi masyarakat Indonesia juga masyarakat dunia sehingga telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Petualangan Ikal dan kawan-kawannya  memang mengajarkan banyak hal penting tentang mimpi dan cita-cita. Diceritakan dengan latar tempat yang mungkin belum pernah jadi sorotan sebelumnya, Laskar Pelangi juga sukses membawa pembaca untuk mengunjungi negeri Belitung yang kabarnya begitu indah. Maka wajar pula jika buku ini masuk dalam daftar buku fiksi terbaik menurut Goodreads dengan nilai 4,16 dari 5 dengan jumlah voters sebanyak  21,291. Kamu setuju, kan?

 

4. The Alchemist (Paulo Coelho)

 

Paulo Coelho memang bukan nama yang asing dari dunia kepenulisan. Sudah banyak karya menarik yang telah dihasilkannya, salah satunya The Alchemist ini. Besarnya animo masyarakat dunia atas buku ini membuatnya setidaknya sudah diterjemahkan ke dalam 67 bahasa. Dengan kata lain, setidaknya ada 150 juta kopi buku ini yang sudah terjual di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kira-kira, sekeren apa isinya The Alchemist ini, ya? Yuk baca segera supaya kamu tahu!

 

5. Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari)

Bagi penikmat karya sastra lama, judul buku ini mungkin sudah tak asing lagi di telinga. Novel Ronggeng Dukuh Paruk pertama kali diterbitkan pada tahun 1982 dan hingga kini masih terus dicetak ulang. Pada waktu itu, novel ini diterbitkan dalam bentuk trilogi, dengan judul Catatan Buat EmakLintang Kemukus Dini Hari, dan Jantera Bianglala. Selanjutnya, pada tahun 2003 novel Ronggeng Dukuh Paruk diterbitkan dalam satu buku dengan bagian-bagian yang disensor.

Sejauh ini, setidaknya novel ini telah dialihmediakan ke dalam bentuk audio oleh Butet Kertarajasa sebagai pengisi suaranya, serta telah diadaptasi menjadi film, salah satunya berjudul Sang Penari yang meraih empat piala citra. Kabarnya, novel ini juga telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa asing, yakni bahasa Jepang, bahasa Jerman, bahasa Inggris, dan bahasa Belanda.

 

6. Negeri 5 Menara (A. Fuadi)

Memiliki tema yang hampir sama dengan Laskar Pelangi, buku ini akan mengajarkan banyak hal kepada kita tentang menjaga mimpi dan cara mewujudkannya. Negeri 5 Menara akan membantu kita memahami bahwa tak ada yang tak mungkin di dunia jika kita benar-benar ingin mewujudkannya. Buku ini dianggap menumbuhkan semangat untuk terus berprestasi. Oleh karena itu, A. Fuadi sebagai penulisnya juga mendapat penghargaan sebagai Penulis dan Fiksi Terfavorit Anugerah Pembaca Indonesia 2010 dan bukunya masuk ke dalam kategori Buku Fiksi Terbaik, Perpustakaan Nasional Indonesia pada tahun 2011.

 

7. Seri Supernova (Dee Lestari)

Seri Supernova sejak pertama kemunculan buku pertamanya Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh di tahun 2001 telah dibaca oleh banyak orang. Pada tahun 2017 yang lalu pun, Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Pak Jokowi bahkan kedapatan membeli buku Intelegensi Embun Pagi, buku terakhir dari serial Supernova itu. Betapa seri Supernova telah digandrungi di mana-mana meskipun serinya telah selesai sejak tahun 2016 lalu. Beruntung jika kamu adalah pembaca pemula karena kini serinya sudah lengkap sehingga kamu tak perlu lagi menunggu.

 

Daftar berikut memang menggunakan angka-angka sebagai poinnya. Akan tetapi, ini bukan berarti buku yang satu lebih populer daripada yang lainnya. Semuanya sangat bagus menurut kategorinya dan sangat layak masuk dalam daftar buku fiksi yang wajib kamu baca sebelum usia 30! Jadi, mau baca yang mana dulu?

[Hanung W L/Copywriter Mizanstore] 

Bagikan ke Sekitarmu!