KATA KOKOH TTD BUKU PRE-ORDER? KALIAN HARUS SIMAK KESERUANNYA!

Hallo Sahabat Pastel, tahukah kalian bahwa novel SENIOR sudah akan dirilis di toko-toko buku akhir bulan ini? Sudahkah kalian menyiapkan uang untuk membeli novel itu nanti? Atau jangan-jangan kalian sudah memesan novel SENIOR ketika periode Pre Order-nya berlangsung? Jika iya, beruntunglah kalian karena novel SENIOR yang dipesan ketika masa PO berlangsung akan mendapatkan sesuatu yang eksklusif, yaitu tanda tangan penulisnya. Wah, keren nggak tuh? Beruntung sekali kalian membeli buku yang sudah ada tanda tangan penulisnya.

Bicara mengenai tanda tangan, beberapa hari lalu tepatnya pada tanggal 19-20 Februari kemarin, penulis kita Kata Kokoh datang ke kantor Mizan untuk melakukan proses signing books yang asal kalian tahu, jumlahnya sebanyak 2000 eksemplar! Wow! Kebayang nggak tuh, tanda tangan buku yang jumlahnya sebanyak itu? Tapi, jangan salah, Kata Kokoh berhasil melewati masa-masa berat itu dengan aman dan lancar, juga berkat bantuan doa dari kamu!

Signing book hari pertama berlangsung sekitar pukul satu siang yang kala itu sedikit panas dan terik. Tapi, tetap saja karena ruangannya ber-AC, proses penandatanganan buku tidak mengalami gangguan suhu.  Kata Kokoh ditemani oleh beberapa tim Mizan yang terdiri dari Liaison Officernya, Kak Asyila sebagai admin Pastelbook yang bertugas untuk meliput setiap aktivitas di Instagram, juga Kak Reevi sebagai Ketua Koordinasi Signing Booknya. Begitu sampai di ruangan khusus untuk melakukan proses signing, di sana sudah menanti sekitar 1000 eksemplar yang siap untuk ditanda tangan. Waduh, tentu saja kita merasa kaget karena bukunya banyak bok!

Selama proses TTD berlangsung, untuk membuat suasana lebih enak dan tidak suntuk, ada beberapa lagu-lagu zaman baheula dan beberapa lagu K-POP yang gemari saat ini yang disetel di ruangan. Eh tahu, tidak? Ternyata Kata Kokoh sangat menyukai hal-hal berbau korea, loh. Nyatanya, pada saat signing di hari pertama itu, ia sesekali menyanyikan lagu Korea yang disetel. Hihihi, apakah itu menjadikannya seorang Fanboy? Ternyata tidak. Kata Kokoh bilang ia hanya menyukai Korea saja sebatas suka, tidak ngefans atau sampai ketahap fanboy.

Pada hari pertama, buku yang selesai di-signing hanya ¼ bagiannya saja. Hal itu mungkin karena Kata Kokoh belum terbiasa. Ia mengaku bahwa proses signing book ini sangat melelahkan, apalagi bagi dia yang baru pertama kali merasakan hal seperti ini. Ya, paling tidak beberapa jarinya mengalami kebengkokanlah, hihihi. Tapi, setiap kali ingat teman-teman pembaca, Kata Kokoh kembali antusias melakukan proses tanda tangan. Tentu saja, banyaknya pembaca yang sedang menanti kisah Nakula dan Aluna, beserta tanda tangan penulisnya sendiri membuat Kata Kokoh semakin bersemangat!

Ada satu hal menarik yang terjadi pada signing book hari pertama, loh. Pada pukul 16.22, ketika kita sedang asyik bercerita tentang mitos-mitos dan kisah seram, mendadak ada sesuatu yang menimpa kami, loh, guys. Tahu apa itu? RUANGANNYA MENDADAK MATI LAMPU! tentu saja hal itu membuat kami kaget setengah hidup, karena sebelumnya kisah seram yang kita ceritakan berkaitan dengan lampu yang mati. Untung saja tidak ada yang berteriak atau mengalami kejadian-kejadian mistis lainnya.

Nah, karena lampunya tak kunjung menyala dalam waktu yang lama, akhirnya kami memutuskan menghentikan kegiatan ini dan melanjutkannya besok hari. Terakhir, sebelum  menutup hari, Kata Kokoh kedatangan seseorang yang bertanggung jawab di Mizan Production. Kamu tahu Mizan Production? Itu loh, divisi yang menggarap atau memproduksi film-film yang akan ditayangkan di bioskop. Wah! Kira-kira ada apa, ya, sampai Kata Kokoh didatangi? Jangan-jangan…. Ayo, coba tebak sendiri!

[Akbar Suganda Jaka Putra/Marketing Communication Pastel Books]

Bagikan ke Sekitarmu!