Lagu Indonesia Raya Karya W.R. Supratman BUKAN Jiplakan! Ini Buktinya…

Beberapa waktu yang lalu, sempat tersiar kabar bahwa lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh W.R. Supratman adalah sebuah karya jiplakan. Meskipun terkesan “kenapa baru sekarang?”, ternyata tuduhan ini sudah dialamatkan kepada W.R. Supratman sejak masa Pemerintahan Hindia Belanda. Apa betul lagu Indonesia Raya adalah hasil jiplakan?

Dianggap Mirip dengan Lagu Pinda Pinda Lekka Lekka

Lagu Indonesia Raya ciptaan W.R. Supratman pertama kali diperdengarkan pada Kongres Pemuda Indonesia yang pertama,  tanggal 30 April–2 Mei 1926. Lagu ini dianggap mampu menjadi pemantik semangat perjuangan pemuda Indonesia.

Selanjutnya, pada tahun 1930, permasalahan mulai muncul. Lagu Indonesia Raya ini mendadak dilarang dinyanyikan. W.R. Supratman dituduh telah memplagiat lagu berbahasa belanda berjudul Pinda Pinda Lekka Lekka dan menjadikannya sebagai lagu Indonesia Raya. Kabar tersebut membuat W.R. Supratman diburu. Ia meninggalkan Batavia, tapi agen-agen PID itu selalu mengikuti ke mana pun ia bersembunyi.

lagu Indonesia Raya dianggap menjiplak lagu Pinda Pinda Lenka Lenka (gambar dari www.boombastis.com)

Kontroversi mengenai lagu Indonesia Raya tidak berhenti sampai di sana. Sampai ketika W. R. Supratman telah tutup usia pada tahun 1938 pun, permasalahan mengenai lagu ini terus bergulir sejak menjelang hingga sesudah kemerdekaan. Pada tahun 1942 sebelum Indonesia merdeka, Lagu Indonesia Raya dilarang diperdengarkan oleh pemerintahan Jepang. Pada tahun 1950-an Amir Pasaribu bicara soal masalah penjiplakan.

Kata Amir Pasaribu dan Remy Sylado Soal Lagu Indonesia Raya

Setelah masa itu berlalu, di awal tahun 1950-an lalu, kabar mengenai lagu Indonesia Raya adalah hasil jiplakan mendadak ramai dibicarakan kembali. Awalnya Amir Pasaribu yang merupakan komposer lagu Indonesia Raya merasa bahwa lagu ini memang mirip dengan lagu Pinda Pinda Lenka Lenka. Hal ini terulang kembali di tahun 2006 dengan pernyataan budayawan Remy Sylado yang punya pendapat yang sama.

Baca Juga:

Dikutip dari Sujanews, Remy mengatakan, ada kemungkinan Supratman membikin lagu dengan melodi yang mirip dengan lagu Pinda Pinda karena Supratman terbiasa mendengar lagu-lagu tersebut ketika ia berada di lingkungan tangsi Belanda. Fakta sejarah mengatakan bahwa Supratman pernah tinggal di tangsi Belanda karena ayahnya adalah seorang prajurit KNIL (tentara Hindia Belanda). Selain itu, kemungkinan lainnya Supratman mendengar lagu itu ketika ia bekerja sebagai anggota kelompok musik penghibur di pesta-pesta orang Belanda. 

Bukti Bahwa Lagu Indonesia Raya bukan Hasil Jiplakan

Setelah serangkaian tuduhan dialamatkan pada W.S. Supratman mengenai masalah penjiplakan, Kaye A Solapung pun angkat bicara. Sang pengamat musik itu menentang keras tuduhan bahwa Lagu Indonesia Raya merupakan hasil jiplakan. Seperti yang dikutip dari artikel Tirto, Solapung membedah lagu tersebut dan mengatakan lagu ‘Lekka Lekka’ tidak sama dengan lagu ‘Indonesia Raya’ dan hanya memiliki persamaan delapan ketuk, begitu juga dengan penggunaan kord yang jelas berbeda. Ia menyimpulkan lagu tersebut bukanlah jiplakan.

Ribut Soal Penjiplakan, Sudahkah Kita Memaknai Lagu Indonesia Raya dengan Sebenar-benarnya?

Proses penciptaan lagu Indonesia Raya tidak semudah yang kita kira. Ada banyak hal yang harus dilewati W.R. Supratman sebelum menciptakan lirik yang begitu mengetarkan setiap kali diperdengarkan.

W.R. Supratman memang pada awalnya dikenal sebagai pemain biola yang andal. Meskipun tidak memiliki latar pendidikan formal sekolah musik, kecintaannya pada dunia musik membuatkan dikenal luas sebagai pemain musik profesional. Akan tetapi, latar tersebut ia anggap masih belum cukup untuk menciptakan sesuatu sesakral lagu kebangsaan. W.R. Supratman merasa, untuk menciptakan sesuatu yang membangkitkan semangat kemerdekaan, ia perlu terjun langsung dan terlibat dalam prosesnya.

Setelah melalui serangkaian perjalanan, juga setelah mendengarkan berbagai pidato yang mengesankan, W.R. Supratman berhasil menggubah sebuah lagu yang sampai saat ini masih mampu menggetarkan hati masyarakat Indonesia yang mendengarkan. Lagu Indonesia Raya menjadi menjelma menjadi semangat dalam hati siapa pun yang para pendengarnya.

(Selain sebagai pencipta Lagu Indonesia Raya, W.R. Supratman  punya berbagai kisah menarik yang perlu untuk disimak. Dapatkan informasi lengkap Sang Penggesek Biola yang sudah bisa dipesan mulai hari ini hanya di Mizanstore.com)

sumber:

  • https://tirto.id/air-mata-dan-dugaan-plagiat-lagu-indonesia-raya-bBDy
  • http://www.sujanews.com/2015/06/benarkah-lagu-indonesia-raya-jiplakan.html
  • https://www.boombastis.com/kontroversi-lagu-indonesia-raya/58816

[Hanung W L/Copywriter Mizanstore]

Bagikan ke Sekitarmu!