Mau Ketemu Besok, Lusa, Tulat, atau Tubin?

Ketemuan, yuk!

Enaknya kapan, ya? Besok, lusa, tulat, atau tubin nih kamu bisanya?

Hah? Apa sih tulat dan tubin?

Mau ketemuan sama teman bisa jadi batal, nih, kalau sampai nggak tahu artinya. Mungkin istilah besok dan lusa sudah umum digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bagimana dengan tulat dan tubin? Pernah mendengar istilah itu?

Istilah tulat dan tubin sebenarnya sudah ada sejak lama dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kamu bisa memeriksa sendiri artinya, karena kedua kata tersebut masih ada hubungannya dengan besok dan lusa yang sudah umum kamu gunakan. Yuk, cek artinya dalam KBBI daring!

be.sok /bèsok/

  1. n hari sesudah hari ini; esok hari: hari ini hari Kamis, — hari Jumat
  2. n waktu yang akan datang; kelak: ia berjanji mengembalikan pinjamannya — jika sudah ada uang

lu.sa

  • n hari sesudah besok; hari yang ketiga sesudah hari ini

tu.lat

  • n kl hari sesudah lusa (tiga hari sesudah hari ini); langkat (1)

tu.bin

  • n hari keempat dari sekarang: besok, lusa, tulat, lalu —

 

Nah, bagaimana? Sudah paham perbedaan besok, lusa, tulat, dan tubin? Kalau belum, tetap tenang, ya. Mari ujicobakan dengan satuan hari dalam kalender.

Jika hari ini adalah hari Rabu, maka kemarin adalah hari Selasa. Besok adalah hari Kamis, sedangkan lusa adalah hari Jumat. Jika demikian, maka tulat akan jatuh pada hari Sabtu dan tubin akan jatuh pada hari Minggu. Semua sudah sesuai urutan supaya kamu lebih mudah dalam membayangkannya.

Tidak sulit, bukan? Yuk populerkan kembali istilah ini agar semua tahu bahwa Indonesia kaya akan kosakata penunjuk waktu. Kalau kamu mau tahu banyak soal itu, Eko Endarmoko juga banyak membahas kata yang sudah jarang kamu dengar, tetapi tentu perlu kamu tahu. Coba saja baca buku Remah-remah Bahasa: Perbincangan dari Luar Pagar. Dijamin nggak kalah seru sama pembahasan Pak Ivan Lanin di Twitter, deh!

Oh iya, jadi, kapan mau ketemuan?

#KamisBahasa

[Hanung W L/Copywriter Mizanstore]

 

Bagikan ke Sekitarmu!