Nama Sasti Gotama belakangan ini menjadi perbincangan hangat di jagat sastra Indonesia. Bagaimana tidak? Penulis kelahiran Malang ini baru saja menyabet penghargaan bergengsi Kusala Sastra Khatulistiwa 2025 kategori Kumpulan Cerita Pendek melalui karyanya, Akhir Sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu.
Namun, di balik deretan prestasinya, ada misi yang jauh lebih dalam dari sekadar estetika kata-kata. Bagi Sasti, fiksi adalah ruang alternatif untuk menyuarakan mereka yang dipaksa bungkam.
Dari Ruang Praktik ke Ruang Sastra
Siapa sangka, ketajaman Sasti dalam memotret realitas sosial berangkat dari latar belakangnya sebagai seorang dokter. Sebelum memutuskan berhenti pada 2020, Sasti telah berhadapan langsung dengan “neraka” yang dialami banyak perempuan.
Dari pasien korban KDRT yang takut melapor, hingga kasus pemerkosaan yang berakhir pilu, pengalaman medisnya menjadi gudang empati sekaligus keresahan. Ia menyadari bahwa banyak persoalan perempuan yang tidak selesai hanya di ruang praktik.
“Jangan berhenti dalam bentuk kasus aja. Harus ada senjatanya, dan mungkin senjataku adalah cerita, tulisan,” ungkap Sasti.
Tubuh yang Bersaksi: Metafora Perlawanan
Salah satu kekuatan utama karya Sasti adalah keberaniannya menggunakan metafora medis untuk memotret kekerasan. Komitmen ini tidak hanya berhenti pada isu domestik. Dalam novel terbarunya, Korpus Uterus (2025) dan Ingatan Ikan-Ikan (2024), Sasti menggali luka sejarah bangsa seperti Tragedi 1965 dan Mei 1998. Ia percaya bahwa menulis fiksi sejarah adalah langkah trauma healing kolektif agar generasi muda tidak melupakan jejak kelam militerisme yang menjadikan tubuh perempuan sebagai medan tempur.
Deretan Prestasi yang Membanggakan
Perjalanan menulis Sasti yang dimulai dari “katarsis” di ranjang rumah sakit pada 2019 kini telah membuahkan hasil yang luar biasa. Berikut adalah beberapa pencapaiannya:
- Pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2025 (Akhir Sang Gajah di Bukit Kupu-Kupu).
- Penerima Anugerah Sabda Budaya 2024.
- 10 Emerging Writer Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2022.
- Buku Sastra Pilihan Tempo 2020 (Mengapa Tuhan Menciptakan Kucing Hitam?).
Mengapa Kamu Harus Membaca Karyanya?
Karya-karya Sasti Gotama bukanlah bacaan yang ringan dan menghibur semata. Ia sengaja menulis untuk membuat kita gelisah, marah, dan akhirnya merenung. Lewat fiksi, ia mengajak kita melihat “PR-PR” kemanusiaan yang belum usai.
Bagi kamu yang mencintai sastra dengan kedalaman isu gender, sejarah, dan kemanusiaan, buku-buku Sasti Gotama adalah koleksi yang wajib ada di rak bukumu.
Deretan Karya Lainnya yang Bisa Kamu Baca
- Sima Van Kediri: Mengisahkan Roemina, seorang nyai pada masa kolonial, yang menemukan seekor harimau yang terluka. Tak seperti kebanyakan hewan buas lainnya, harimau ini merasa dirinya seekor kucing. Ia tak mampu berdikari mencari mangsa, tak ubahnya hewan terdomestikasi lainnya. Roemina tak menyangka, perjumpaan ini akan mengubah pandangan dan jalan hidupnya. Dengan latar rampogan sima yang lazim dipraktikkan pada masa itu, kisah ini akan menggugah kita untuk memahami sistem patriarki, lingkar kekerasan, dan domestikasi.
- Kutukan dalam Kepala: Sebuah Catatan Kreatif yang ditulisnya. “Saya ingin, bukan saya saja yang dikutuk dengan pertanyaan-pertanyaan, tetapi juga kamu yang telah membaca tulisan saya.”
- Morula: Mengambil istilah medis Morula (salah satu tahap awal perkembangan embrio). Mengisahkan Dredayuda yang pulang ke Surabaya karena ayahnya, Junaedi, tiba-tiba sakit keras. Bukan cuma mendapati ayahnya yang sekarat, Dred malah menemukan rahasia besar tentang siapa dia sebenarnya.
- Mengapa Tuhan Menciptakan Kucing Hitam: Setiap akhir dari kisah cerpen dalam buku ini membawa pembaca pada awal dari konflik baru yang mendorong pembaca melanjutkan kisahnya dengan atau tanpa sadar. Pembaca diajak berpikir dan berimajinasi tentang berbagai kemungkinan yang tak berkesudahan.
Cek koleksi lengkap buku Sasti Gotama di Mizanstore sekarang dan mari ikut menyuarakan yang tak terdengar!
(artikel diolah dari berbagai sumber dengan penyesuaian)
Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore
sumber:
https://www.goodreads.com/author/show/20818570.Sasti_Gotama
https://magdalene.co/story/profil-sasti-gotama
https://www.instagram.com/p/DE9dUI7salA