Selamat menjalankan ibadah puasa! Hayo sudah bolong berapa nih? Biarpun puasa, jangan jadikan alasan untuk bermalas-malasan ya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menunggu waktu berbuka, salah satunya ya baca buku. Nah, berikut rekomendasi yang bisa dijadikan pilihan.

 

1. Lockdown 309 Tahun

Buku terbaru dari Cak Nun ini sangat cocok dijadikan teman bacaan di bulan Ramadan. Ditambah topik yang pas banget sama keadaan saat ini. Melalui Lockdown 309 Tahun Cak Nun mengajak kita untuk menyingkirkan segala sikap sombong dan angkuh atas kemampuan diri, dan justru memerlukan kepasrahan kepada Allah Swt malah justru membuka ruangnya untuk berbagi kegelisahan serta refleksi atas munculnya pandemi yang tengah menguasai dunia. Sudahkah kita bermuhasabah atas musibah ini? Baca dan temukan jawabannya!

 

2. Lagu Untuk Renjana

Terinspirasi dari lagu milik Glenn Fredly berjudul Renjana, Aura Kasih dan Faisal Syahreza berkolaborasi membuat sebuah karya yang diwujudkan dalam bentuk novel setebal 200 halaman ini. Terbit pada Mei 2019 lalu, buku ini menceritakan Gabian, seorang musisi keturunan Indonesia Timur yang jatuh cinta dengan perempuan bernama Nana. Mereka jatuh cinta tanpa adanya kejelasan dalam hubungan. Bagaimana dua sejoli ini melanjutkan kisahnya? Semuanya tertulis dalam novel ini dan buat kamu penggemar Glenn Fredly, wajib banget baca. 

 

3. Ruang Tengah Ingatan

Prilly Latuconsina kembali menyapa para pembaca dan penggemar setianya melalui buku terbaru berjudul Ruang Tengah Ingatan. Buku yang berisi kumpulan puisi buatannya ini, sangat personal dan tidak pernah ia tunjukkan pada siapapun. Menurutnya buku ini hampir berisi soal pengalaman pribadinya.  Ada puisi yang ia buat tengah jatuh hati, saat memilih, bahkan saat saling meninggalkan. Wah pasti bakalan baper banget! Menariknya lagi, ia menyelipkan pembatas buku beraromakan wangi seseorang yang menurutnya sangat spesial. 

 

4. Ngaji Fikih

Salah satu penulis yang amat produktif di tahun ini. Setelah mengeluarkan buku berjudul Hidup Kadang Begitu, hasil kolaborasinya dengan Kang Maman Suherman, selang beberapa waktu ia kembali menerbitkan buku berjudul Ngaji Fikih. Disajikan dengan bahasa khas ala Gus Nadir, tak hanya membahas hukum-hukum agama yang sering diperdebatkan banyak pihak, tetapi juga memberikan solusi atas problematika masyarakat Islam zaman now. Melalui kitab-kitab fikih yang jarang diketahui publik, ia mengajak kita berkaca pada cara Rasulullah Saw. dan para sahabat dalam menyelesaikan masalah agama saat itu, yang disesuaikan dengan konteks saat ini. Pas banget dibaca buat teman ngabuburit kamu. 

 

5. Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan

Salah satu karya Bapak Haidar Bagir yang telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris berjudul ISLAM THE FAITH OF LOVE AND HAPPINESS ini jadi salah satu rekomendasi yang cocok banget dibaca saat Ramadan tiba. Dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini merupakan renungan penulis tentang cinta dan kebahagiaan. Membantu pembaca untuk merenung lebih jauh tentang makna hidupnya, dan juga menjadi penolong di sepanjang jalannya untuk meraih kebahagiaan sejati yang merupakan dambaan semua orang. 

 

6. Shihab dan Shihab

Siapa yang tak kenal M. Quraish Shihab dan Najwa Shibab? Bagaimana jika sosok ayah dan putri itu bertemu dalam satu karya? Jadilah Shihab dan Shihab. Lebih dari pada sekadar bincang-bincang biasa Abi Quraish dan Nana, juga memercikkan kehangatan hubungan ayah dan putrinya, ia juga memancarkan keilmuan dan kebijaksanaan Islam. Jawaban dan pemaparan Abi Quraish argumentatif, logis, dan mudah dicerna. Mudah dipahami siapa saja yang membacanya. 

 

7. Anak Rembulan

Anak Rembulan ditulis pada tahun 2011, ketika Djokolelono (sang penulis)  sedang aktif di biro iklan. Terinspirasi legenda Gunung Kelud di Kediri, digabungkan dengan cerita wayang Bale Sigologolo. Buku ini menceritakan petualangan Nono yang terjebak ke dimensi lain dan bertemu dengan makhluk aneh. Ia ingin kembali, tapi mungkinkah  bisa? Kalau kenyataanya ia harus memimpin sebuah perang mencekam di dunia misteri itu? Menegangkan!

 

8. Happiness is Homemade

Cocok buat menemani kamu selama masa karantina diri di rumah aja sekaligus teman ngabuburit yang asyik. Semacam buku saku untuk menghadapi dunia digital yang penuh dengan kesemrawutan. Buku yang penuh ilustrasi ini membuktikan bahwa kebahagiaan itu tidak melulu soal uang atau soal bepergian. Kebahagiaan justru bisa didapatkan dari tempat yang dekat; semua berasal dari rumah. Yuk baca dan lakukan hal-hal bahagia dari buku ini. 

 

9. Lagi Probation: Menikmati Perjalanan Mencari Kerja

Buku ini ditulis untuk kamu yang baru pertama kali mencari pekerjaan, sedang ingin mencari pekerjaan baru, atau sedang mengenang masa-masa mencari pekerjaan. Karena hidup adalah sesederhana menjalani satu proses probation ke probation selanjutnya. Samuel Ray—seorang praktisi HR profesional—membagikan tips dan trik mencari kerja, mulai dari menulis CV hingga negosiasi gaji, yang ditulis dengan bahasa yang sederhana dan “mendarat”, tanpa ditutup-tutupi, berdasarkan pengalaman dan sudut pandangnya. Yuk baca! 

 

10. Komik Next G: Dirumahaja

Ditulis oleh Cahaya Shareefa dan Aghniya Maulany, buku ini mereka ciptakan saat masa karantina diri di rumah aja. Berisi kompilasi dari keduanya, yaitu kegiatan yang dilakukan selama #dirumahaja dan juga memperkenalkan ke anak tentang pencegahan dari wabah atau virus. Cocok jadi teman bacaan dan inspirasi anak untuk memilih aktivitas bermainnya.

Itu dia 10 rekomendasi buku yang asyik buat teman ngabuburitmu. Buku mana yang paling ingin kamu baca lebih dulu? Wah, rasanya mau segera mengoleksi semuanya! Jangan lupa untuk terus menantikan Buku Pilihan Editor edisi selanjutnya. Selamat berpuasa! 

 

Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore

Bagikan ke Sekitarmu!
Buku Pilihan Editor Mei 2020