Ada kabar gembira buat kamu pencinta film animasi dan buku fantasi! Studio animasi LAIKA—yang kita kenal lewat karya-karya keren seperti Coraline dan Kubo and the Two Strings—baru saja mengumumkan proyek film terbaru mereka. Mereka bakal mengadaptasi novel best-seller karya Susanna Clarke yang berjudul Piranesi.
Gak tanggung-tanggung, kursi sutradara bakal langsung diisi oleh Travis Knight, CEO LAIKA yang juga sutradara Bumblebee. Untuk naskahnya, mereka menggandeng Dave Kajganich, penulis skenario yang sukses lewat The Terror dan Bones and All.
Apa Sih Serunya “Piranesi”?
Kalau kamu belum tahu, Piranesi adalah novel yang unik banget. Ceritanya berfokus pada seorang pria yang tinggal di sebuah “Rumah” raksasa. Tapi, ini bukan rumah biasa. Bayangkan sebuah bangunan yang luasnya tak terbatas, isinya labirin aula dengan ribuan patung marmer, dan di dalamnya ada awan sampai lautan yang bisa pasang-surut!
Piranesi hidup sendirian di sana, hanya ditemani satu orang misterius yang ia sebut “The Other”. Misteri utamanya adalah: Siapa sebenarnya Piranesi? Kenapa dia bisa ada di sana? Dan apakah “Rumah” itu adalah satu-satunya dunia yang ada? Novel ini bakal bikin kamu bertanya-tanya sekaligus terpukau dengan imajinasi dunianya yang sangat dreamy.
Buku Bertabur Pujian
Sejak rilis, Piranesi memang jadi primadona di dunia literasi. Buku ini berhasil memenangkan penghargaan bergengsi Women’s Prize for Fiction 2021. Selain itu, saking bagusnya, buku ini juga langganan masuk nominasi (shortlisted) di berbagai ajang penghargaan sastra kelas dunia, seperti:
- Hugo Award & Nebula Award (Dua penghargaan tertinggi fiksi ilmiah/fantasi).
- World Fantasy Award.
- British Book Awards (Fiction Book of the Year).
- Aurealis Awards.
Rekam Jejak Tim di Baliknya
Penulis skenarionya, Dave Kajganich, mengaku sangat emosional bisa menggarap proyek ini. “Piranesi mengubah jiwa saya. Bisa dibilang ini adalah salah satu buku yang paling saya hargai di dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Laika sendiri sudah punya reputasi emas. Semua film mereka selalu masuk nominasi Oscar. Saat ini mereka juga lagi sibuk mengerjakan film Wildwood dan mengembangkan proyek lain bernama The Night Gardener. Jadi, kualitas visualnya sudah pasti nggak perlu diragukan lagi!
Baca Dulu Sebelum Nonton!
Mengingat film animasi biasanya butuh waktu produksi yang lumayan lama, ini adalah saat yang paling tepat buat kamu baca bukunya dulu.
Menyelami jurnal-jurnal Piranesi dalam bentuk tulisan bakal memberi kamu pengalaman personal yang luar biasa. Kamu bisa membangun “Rumah” dan aula-aula megahnya di dalam imajinasimu sendiri sebelum nantinya versi Travis Knight muncul di layar bioskop. Selain itu, dengan membaca bukunya lebih dulu, kamu bakal lebih paham detail-detail filosofis yang mungkin terselip di filmnya nanti.
Gimana, siap buat “tersesat” di labirin Piranesi? Baca dulu bukunya sebelum filmnya tayang!
Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore
(Artikel diolah dengan penyesuaian)