Apa Pendapat Pidi Baiq Soal Jati Diri Dilan dan Milea Asli?

“Mengungkap Identitas Asli Dilan dan Milea!”

“Penasaran dengan Tokoh Asli Dilan dan Milea? Simak fakta mengejutkan ini!”

“Terungkap! Inilah Sosok Dilan dan Milea Asli!”

“Inilah Pengakuan Piyan soal Dilan Asli”

Jangan bilang kamu nggak penasaran dengan judul-judul heboh yang disebutkan di atas. Melihatnya saja, kamu nggak sabar untuk segera memberikan “klik” dan membaca atau menonton video mengenai hal itu. Kalau kamu cari, kata kunci “Dilan dan Milea Asli” sepertinya memang sedang menjadi bahan yang paling dicari, setidaknya selama beberapa minggu terakhir ini. Kenapa ya, Dilan dan Milea asli jadi begitu penting untuk warganet?

Kemungkinan besar, tentu saja, karena film Dilan masih tayang di bioskop dan masih banyak yang baru mulai membaca serial Dilan, mulai dari buku Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1990. Pidi Baiq sebagai penulisnya pun pernah mengungkapkan bahwa kisah Dilan dan Milea diangkat dari kisah nyata. Walhasil, kini, sebagian besar warganet mencoba mengungkap tokoh “asli” yang dimaksudkan sang penulis.

Sayangnya, semua berita dan tulisan mengenai Dilan dan Milea Asli itu tidak bersumber dari mulut atau pernyataan Surayah, sang penulis. Setelah beberapa waktu ini simpang siur dan banyak yang meminta konfirmasi langsung dari Surayah mengenai tulisan dan video yang beredar itu, akhirnya Pidi Baiq angkat bicara mengenai kedua tokoh yang ditulisnya.

Dimulai dari pernyataannya yang pertama kali diunggah pada 4 Februari 2018 melalui akun Twitternya, Pidi Baiq mengungkapkan bahwa ia sudah berjanji untuk tidak mengungkap identitas Dilan dan Milea asli. Pernyataan yang sama juga diunggah melalui akun Instagram Pidi Baiq di @pidibaiq pada 5 Februari 2018. Inilah 5 poin penting yang diungkap Pidi Baiq mengenai tokoh Dilan dan Milea asli.

Pernyataan Pidi Baiq Mengenai Dilan dan Milea (instagram.com/pidibaiq)

1. Sebelum saya bikin, Dilan dan Milea Adnan Hussain mewanti-wanti saya untuk tidak mengungkapkan siapakah sebenarnya tokoh asli yang jadi Dilan atau Milea di dalam novel “Dilan” itu.

2. Saya setuju karena bagi mereka hal itu penting, demi untuk terjaganya kenyamanan hidup mereka dan keluarganya. Saya tidak akan melanggar perjanjian itu sampai mereka sendiri yang memberi saya izin untuk mengungkap asli diri mereka.

3. Bahkan beberapa orang yang terlibat di dalam novel Dilan pun sudah sepakat untuk tidak mengungkap siapa asli diri mereka. Jadi, kalau kemudian ada sebagian orang yang mengatakan bahwa dirinya adalah Piyan, atau Wati yang ada di novel “Dilan”, sesugguhnya mereka hanya pandai mengaku-ngaku saja.

4. Meskipun begitu, saya tetap menghargai beberapa kajian yang berusaha mengungkap siapakah tokoh asli Dilan dan Milea sebenarnya, baik itu melalui kata-kata, gambar atau video, tetapi sesungguhnya mereka hanya menduga-duga saja, demi meraih tujuannya yang saya tidak tahu itu apa, dan kemudian saya menikmatinya dengan ketawa sambil makan kue pemberian.

5. Mari kita menghargai keinginan Dilan dan Milea yang tidak ingin asli dirinya diungkap. Biarlah tetap menjadi rahasia. Yang penting kita sudah tau ceritanya dan mudah-mudahan bisa mengambil pelajaran dari itu. Dilan dan Milea hanya manusia biasa, ikuti yang baiknya dan jangan ditiru keburukannya.

Salam sayang

Pidi Baiq

Penulis Novel DILAN, DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990 

Ah, betapa iya. Daripada sibuk mencari-cari dan berusaha mengungkap Dilan dan Milea asli, mengapa tidak mengambil hikmah dari kisah mereka berdua saja? Juga menikmatinya sebagai karya, yang baiknya dapat ditiru dan buruknya dapat dihindari. Setuju, deh, sama Surayah!

[Hanung W L/Copywriter Mizanstore]

Bagikan ke Sekitarmu!