Editor’s Pick November 2017

Bulan Oktober sudah sampai di penghujungnya. Tak terasa, November akan segera tiba di depan wajah kita. Sudahkah kita mempersiapkan semuanya? Satu yang jangan sampai terlupa, kamu sudah mempersiapkan buku bacaan untuk menemanimu sepanjang bulan mendatang, belum?

Bagi yang masih galau, bingung, bimbang, tetap tenang, ya. Daftar Editor’s Pick masih hangat dan spesial dipersiapkan hanya untukmu. Berikut 10 judul buku terbaik untuk menemani bulan Novembermu.

1. Ziarah

 

Beruntung bagi kamu yang mencari-cari novel pertama Iwan Simatupang ini sejak lama. Saat ini, buku yang memenangkan hadian roman terbaik se-ASEAN pada tahun 1977 sudah bisa kamu miliki cetakan terbarunya. Novel yang pertama kali terbit tahun 1969 yang berjudul Ziarah adalah salah satu karya roman yang jangan sampai kamu lewatkan, ya.

 

2. Membela Islam, Membela Kemanusiaan

Baru-baru ini, istilah “Aksi Bela Islam” mendadak populer terkhusus bagi masyarakat ibukota akibat adanya campur tangan gerakan ini untuk urusan politik-keagamaan. Hal ini sempat membuat terjadinya pergejolakan, baik di tubuh sesama muslim, maupun di dalam  kemajemukan dalam umat beragama lain. Sebetulnya, tidak ada yang salah dari aksi solidaritas ini. Semua hanya bagaimana sudut pandang kita dalam memandang agama Islam sebagai suatu kesatuan dengan unsur kemanusianya. Semua tidak bisa dilepaskan begitu saja. Oleh karena itu, Fajar Riza Ul Haq, mencoba mengajak teman-teman membaca dari sudut pandangnya, bahwa membela Islam juga berarti membela kemanusiaan.

 

3. Fiesta

 

Fiesta adalah novel pertama karya Ernest Hemingway. Debut pertama peraih nobel sastra di tahun 1954 ini bercerita tentang peristiwa adu-banteng yang memang sangat digemari Ernest Hemingway. Cerita yang ingin ditunjukkan adalah bahwa para pengadu banteng bukan hanya memperlihatkan pertuntukan semata, melainkan tentang perjuangan yang dekat dengan kematian nyaris setiap hari, mereka ditantang untuk mempertahankan makna perburuan kesenangan, perebutan cinta, dan apa yang sesungguhnya benar-benar berarti bagi mereka.

4. Hujan Bulan Juni (Novel)

 

Musim hujannya sekarang jatuh di bulan Oktober, nih. Tapi, buku Hujan Bulan Juni tentu belum basi untuk disimak, ya. Apalagi sebentar lagi, di awal November nanti, buku karya penulis kenamaan ini akan segera tayang di layar bioskop. Tak perlu diragukan lagi, seluruh karya Sapardi pasti mengagumkan semua, ya. Nah, kamu penasaran nggak apa bedanya Hujan Bulan Juni versi puisi dengan Hujan Bulan Juni versi novel? Kalau penasaran, segera baca bukunya, ya.

 

5. Into The Water

 

Setelah sebelumnya sukses dengan buku yang berjudul The Girl on The Train yang ramai menjadi best seller hingga akhirnya difillmkan, Paula Hawkins hadir kembali dengan novel terbaru. Buku Into The Water ini masih bergenre thriller yang menegangkan. Kali ini adalah kisah mengenai sebuah sungai yang telah menelan banyak korban jiwa dan kebetulan, semuanya adalah perempuan. Mengapa hanya perempuan yang jadi korban?  Lengkapnya, hanya di novel Into The Water.

 

6. Train to Krakow

 

Train to Krakow  adalah buku terbaru dari Qaisra Shahraz. Sekilas melihat judulnya, jadi teringat film korea Train to Busan, ya? Masih sama-sama bercerita tentang kereta, kok. Ada sekitar 10 cerpen, Qaisra akan mengajak kita bertualang keliling dunia menjelajahi waktu, dari Afghanistan ke Polandia, dari masa Perbudakan, Perang Dunia hingga kembali ke masa kini. Seru sekali perjalanan dengan kereta ini. Jadi berdebar, akan mengarah ke mana perjalanan ini, ya? Ke kota Krakowkah?

7. Tomorrow is Today

 

Penulis sekaligus motivator ini tidak henti-hentinya memotivasi pembacanya untuk selalu menyebarkan semangat positif kepada pembacanya. Melalui buku terbarunya, Tomorrow is Today yang terispirasi dari judul lagu Billy Joel, Rhenald Kasali seperti ingin memaparkan bahwa kita semua bisa bangkit dari keterpurukan. Di setiap kesulitan ada kemudahan, bahwa bunuh diri bukanlah sat-satunya jalan menuntaskan segala persoalan.

 

8. Montessori Play and Learn

 

Istilah “montessori” sepertinya sedang banyak jadi bahan  pembicaraan di kalangan mommies, ya? Metode yang sebenarnya sudah berkembang sejak tahun 1990-an ini, kembali menghangat sebagai salah satu alternatif metode parenting yang sangat cocok diterapkan di Indonesia. Lesley Britton dalam buku Montessori Play and Learn ini berbagi mengenai tips mengembangkan montessori di rumah, lho. Ada banyak perencanaan lain yang pastinya akan mengoptimalakn potensi anak tanpa membuat mereka tertekan.

 

9. Lockwood & Co

 

Akhir Oktober yang masih identik dengan Halloween paling pas ditemani dengan buku horor yang penuh misteri, ya. Kali ini kasus apa yang harus ditangani tim Lockwood & Co? Pemuda berongga yang dikepung arwah, kanibal yang bangkit dari kematian? Semua mungkin saja terjadi. Akan tetapi, kasus kali ini ternyata lebih penting dari sebelumnya. Kasus ini, melibatkan salah satu anggota tim mereka dalam posisi yang sangat berbahaya.

 

10. Persisten

Persisten: Kisah Nyata di Balik Perjalanan Orang Indonesia Pertama yang menjalankan Tur Dunia. Sebuah judul yang tentu akan menggungah orang untuk membacanya. Tahukah kamu siapa orang yang dimaksud dalam judul itu? Kamu pasti terkaget-kaget karena tokoh itu adalah tokoh yang telah lama kamu kenal selama ini. Ia adalah Pandji Pragiwaksono. Betul, dialah tokoh komika yang sering kamu lihat wajahnya berkeliaran di layar kaca. Ia pula, orang Indonesia yang telah menjalani tur dunia pertama sebagai seorang seniman. Kisah lengkapnya dapat kamu baca dalam buku Persisten.

 

Jadi, buku mana yang sekiranya jadi pilihanmu untuk menemani hari?

[Hanung W L/ Copywriter Mizanstore]

Bagikan ke Sekitarmu!