Nyaris Rp1 Triliun! 10 Buku Termahal di Dunia

Buku, sebuah benda sederhana yang terbuat dari helai-helai kertas, sering kali dipandang hanya sebagai media penampung kata. Namun, di tangan orang-orang tertentu dan dalam lipatan sejarah yang panjang, buku bisa bertransformasi menjadi jejak peradaban yang nilainya tak ternilai harganya. Bahkan, ada beberapa buku di dunia yang harganya begitu fantastis, melebihi biaya untuk mendirikan sebuah gedung perpustakaan megah.

Bukan sekadar karena barangnya langka, melainkan karena gagasan, seni, dan nilai sejarah yang bersemayam di dalamnya. Berikut sepuluh buku paling berharga dalam sejarah manusia!

1. The Codex of Leicester

wikipedia

Buku ini bukan sekadar lembaran biasa, melainkan lembar catatan harian Leonardo da Vinci yang berisi jalinan pemikiran, teori, hingga pengamatannya tentang rahasia alam semesta. Da Vinci mencatat pengamatannya secara autentik, termasuk tentang pasang surut air laut, pusaran air, hingga hubungan antara bumi, bulan, dan matahari.

Pada 1994, pendiri Microsoft, Bill Gates, meminang manuskrip ini seharga 30,8 juta dolar. Jika disesuaikan dengan nilai inflasi saat ini, harganya telah menembus angka fantastis: 52,8 juta dolar. Kalau dirupiahkan setara Rp926,53 miliar (dengan asumsi kurs perkiraan Rp17.548 per USD).

2. The Book of Mormon

wikipedia

Dicetak pertama kali oleh E.B. Grandin di Palmyra, New York, manuskrip ini merupakan salinan murni dari petunjuk teologis Joseph Smith, pendiri gerakan Mormonisme pada 1830. Keberadaannya yang menjadi fondasi sebuah ajaran sehingga manuskrip ini sangat dicari. Nilai jual kitab ini mencapai 35 juta dolar (atau sekitar 36,3 juta dolar jika memperhitungkan inflasi) Rp637,00 miliar (dengan asumsi perkiraan kurs Rp17.548 per USD).

3. The Gospels of Henry the Lion

https://www.facsimiles.com/facsimiles/gospels-of-henry-the-lion

Buku yang ditugaskan oleh Adipati Henry the Lion antara tahun 1175 dan 1188 ini dikerjakan dengan penuh ketelitian oleh para biarawan di Biara Benediktin Helmarshausen. The Gospels of Henry the Lion adalah manuskrip Injil bergambar abad pertengahan yang sangat mewah dan berharga tinggi. Dikenal sebagai salah satu pencapaian seni terbesar era Romawi di Jerman Utara, manuskrip liturgi ini terjual seharga 11,7 juta dolar pada 1983, yang senilai dengan 29,86 juta dolar setara dengan sekitar Rp523,98 miliar dengan estimasi kurs Rp17.548 per USD.

Kini, publik hanya bisa menyaksikannya selama enam minggu dalam setahun di Perpustakaan Herzog August, Wolfenbüttel.

4. The Magna Carta

Piagam yang dirumuskan pada 1215 ini merupakan dokumen paling bersejarah dalam hukum modern. Magna Carta meletakkan dasar bahwa tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum, bahkan seorang raja sekalipun, sekaligus menjamin hak-hak individu atas pengadilan yang adil. Salah satu salinan resminya terjual seharga 21,3 juta dolar pada 2007 (setara 26,1 juta dolar nilai inflasi) setara dengan sekitar Rp458,00 miliar (dengan asumsi kurs perkiraan Rp17.548 per USD).

5. The St. Cuthbert Gospel

Ini adalah salinan kecil dari Injil St. John yang ikut dikuburkan bersama pemiliknya, St. Cuthbert, pada 687. Ketika makamnya dipindahkan pada 1104, buku ini ditemukan kembali dalam kondisi sangat utuh. Setelah sempat dimiliki secara pribadi dan dipelihara oleh komunitas Jesuit di Belgia sejak abad ke-17, injil legendaris ini dibeli oleh British Library seharga 14,16 juta dolar pada 2012 (sekitar 15,46 juta dolar nilai inflasi) setara dengan sekitar Rp271,27 miliar (dengan estimasi kurs Rp17.547 per USD).

6. The Bay Psalm Book

https://www.finebooksmagazine.com/fine-books-news/bay-psalm-book-latin-americana-among-highlights-swann

Dicetak pada 1640 (sering dirujuk pada era pertengahan abad ke-17) oleh komite penatua terpelajar seperti John Cotton dan Richard Mather, buku ini memuat terjemahan mazmur untuk dinyanyikan dalam liturgi. Hanya ada 11 salinan yang diketahui masih tersisa di dunia. Salah satu salinannya berhasil dilelang dengan harga 14 juta dolar (15,46 juta dolar jika dihitung inflasi) setara dengan sekitar Rp271,27 miliar. (dengan estimasi kurs Rp17.547 per USD) dan kini dipinjamkan ke perpustakaan publik untuk dijaga kelestariannya.

7. The Rothschild Prayerbook

https://www.christies.com/en/lot/lot-5766082

Buku doa dari abad ke-16 ini merupakan contoh puncak dari keindahan seni lukis Renaissance Flemish. Didalamnya memuat 67 miniatur halaman penuh yang dilapisi dedaunan emas buatan para master zaman dahulu. Manuskrip indah ini sempat berpindah tangan beberapa kali, hingga pada 2014 dibeli oleh pengusaha Australia, Kerry Stokes, seharga 13,6 juta dolar setara dengan sekitar Rp238,64 miliar (dengan estimasi kurs Rp17.547 per USD).

8. ‘Birds of America’ karya John James Audubon

goodreads

Diterbitkan antara 1827 dan 1838, buku berukuran raksasa ini memuat 435 lukisan cat air burung-burung di Amerika Utara dalam ukuran sebenarnya (life-size). Buku karya John James Audubon ini adalah perpaduan sempurna antara keanekaragaman hayati dan keindahan estetika. Seluruh volume dan salinan edisi lengkapnya jika diakumulasikan beserta tingkat kelangkaannya memiliki taksiran nilai sejarah hingga 50,6 juta dolar setara dengan sekitar Rp887,93 miliar (dengan estimasi kurs Rp17.548 per USD).

9. The Gutenberg Bible

wikipedia

Dikenal juga sebagai Forty-two-line Bible, Alkitab Gutenberg adalah monumen penting dalam sejarah peradaban manusia karena menandai lahirnya era cetak bergerak di Barat. Dari 49 salinan yang tersisa di dunia hari ini, hanya 21 yang kondisinya benar-benar lengkap. Bahkan, salinan yang tidak lengkap pun pernah terjual seharga 5,4 juta dolar pada 1987 (setara 12 juta dolar setelah inflasi) setara dengan 210,56 miliar (dengan estimasi kurs Rp17.547 per USD).

10. ‘The Canterbury Tales’ karya Geoffrey Chaucer

goodreads

Ditulis antara 1345 hingga 1400, mahakarya Geoffrey Chaucer ini menyajikan gambaran jujur, kritis, dan humoris mengenai kehidupan masyarakat Inggris abad ke-14 lewat kisah-kisah para peziarah. Meski Chaucer hanya sempat menyelesaikan 24 dari rencana 100 cerita, salinan cetakan pertamanya berhasil terjual seharga 7,5 juta dolar pada 1988 (setara 11,69 juta dolar nilai inflasi) setara dengan sekitar Rp205,14 miliar (dengan estimasi kurs Rp17.548 per USD).

Buku-buku di atas membuktikan bahwa lembaran kertas dapat melampaui fungsinya sebagai benda fisik. Di balik nilainya yang berharga puluhan juta dolar, tersimpan gairah pemikiran, perjuangan kebebasan, dan dedikasi kebudayaan manusia yang tak lekang oleh waktu. Baik yang kini tersimpan rapi di museum maupun yang menjadi koleksi pribadi, buku-buku ini akan terus menjadi peninggalan berharga bagi peradaban kita.


Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore

Sumber: artikel diolah dari berbagai sumber dengan penyesuaian

https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/10-buku-termahal-di-dunia-tak-hanya-bacaan-tetapi-juga-karya-seni-01-wkm34-y3rglr

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/5227318/10-buku-termahal-yang-pernah-terjual-capai-ratusan-miliar-rupiah#google_vignette

Bagikan ke Sekitarmu!
Nyaris Rp1 Triliun! 10 Buku Termahal di Dunia
Postingan terkait

This website uses cookies.