Pernah nggak sih, kamu pengen banget baca buku tapi baru buka satu halaman rasanya sudah bosan? Itulah yang namanya reading slump. Istilah reading slump tidak berasal dari satu kamus bahasa resmi (seperti Oxford atau KBBI) pada awalnya, melainkan lahir dari budaya populer komunitas pembaca di internet (sering disebut sebagai Bookish Community atau Bookstagram/BookTube).
Secara sederhana, reading slump adalah kondisi di mana seseorang yang biasanya hobi membaca tiba-tiba kehilangan minat, motivasi, atau kemampuan untuk menikmati buku.
Nah, cara terbaik untuk melawannya bukan dengan memaksa baca buku berat, tapi dengan buku-buku yang ceritanya mengalir dan bikin ketagihan. Nah, buat kamu yang masih bingung mau pilih buku apa, ini dia rekomendasinya!
1. Seri Dilan 1990 dan 1991

Dilan bukan tipikal cowok keren yang membosankan; dia unik, nakal dengan cara yang cerdas, dan selalu punya cara tak terduga untuk menunjukkan perhatiannya. Membaca interaksinya dengan Milea itu, seperti menonton kembang api selalu ada kejutan yang bikin kamu nggak mau berhenti sampai ceritanya benar-benar selesai.
Kenapa cocok buat penawar reading slump? Buku ini adalah tipe bacaan yang “sekali duduk langsung habis.” Pidi Baiq menggunakan gaya bahasa yang sangat santai, jujur, dan penuh dialog pendek yang segar, jadi otak kamu nggak akan capek memproses deskripsi yang berat.
2. Rapijali Seri 1

Bayangkan hidupmu sudah terasa sempurna: tinggal di pinggir pantai yang damai, punya banyak alat musik, dan dikelilingi orang-orang tersayang. Itulah dunia Ping di Batu Karas. Tapi di balik itu, Ping sebenarnya merasa galau karena bakat musiknya yang luar biasa seolah nggak punya jalan untuk berkembang.
Hidup Ping mendadak jadi ‘drama’ saat ia terpaksa pindah ke Jakarta dan tinggal di rumah calon gubernur. Dia harus berhadapan dengan lingkungan sekolah yang beda banget dan tantangan yang nggak pernah ia duga sebelumnya. Lewat perjalanan Ping, kita diajak melihat bahwa ternyata hidup nggak pernah sesederhana itu, apalagi saat rahasia-rahasia lama mulai terbongkar satu per satu.
Kenapa cocok buat penawar reading slump? Karena ceritanya kental dengan dunia musik, imajinasi kamu bakal diajak “mendengar” melodi lewat kata-kata. Sensasi membaca yang berbeda ini sangat efektif menyegarkan otak yang lagi bosan baca buku biasa.
3. Into The Uncut Grass

Bosan dengan aturan rumah yang itu-itu saja, seorang bocah nekat kabur ke dunia luar yang misterius sekaligus seru. Dia masuk ke hutan ajaib yang penuh rumput liar! Di sana, ditemani seekor beruang tua bernama Walter, si bocah bertemu berbagai makhluk unik dan belajar banyak hal—mulai dari kenapa orang suka berdebat, sampai gimana caranya menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.
Trevor Noah, komedian terkenal, membungkus cerita ini dengan humor yang cerdas tapi tetap terasa hangat. Lewat ilustrasi yang keren dan kalimat-kalimat yang ‘ngena’, buku ini bakal mengingatkan kita lagi pada keajaiban masa kecil yang mungkin sudah lama kita lupakan.
Kenapa cocok buat penawar reading slump? Buku ini dilengkapi ilustrasi yang memanjakan mata. Saat mata lagi capek melihat deretan teks, visual di buku ini bakal jadi penyegar yang bikin kamu nggak berhenti membolak-balik halaman. Apalagi, ceritanya menarik dan nggak biasa, pokoknya rasa reading slump kamu bisa tiba-tiba hilang kalau baca buku ini.
4. Perikardia

Perikardia adalah catatan perjalanan jujur seorang dokter muda. Lewat buku ini, kita bakal sadar kalau jadi dokter itu bukan cuma soal pintar menghafal teori di buku tebal, tapi soal bagaimana tetap punya perasaan dan empati di tengah rasa takut dan kehilangan.
Kenapa cocok buat penawar reading slump? Setiap halamannya menyimpan cerita-cerita ‘rahasia’ yang biasanya cuma terdengar di lorong sunyi rumah sakit. Kamu bakal diajak merasakan gimana rasanya berjalan di batas tipis antara hidup dan mati, sambil belajar menyeimbangkan ilmu, rasa, dan keberanian dalam satu tarikan napas. Ditambah isinya kumpulan pengalaman dan renungan, kamu nggak perlu komitmen waktu yang lama untuk membacanya. Cocok buat kamu yang lagi kehilangan fokus baca.
5. The Blanket Cats

Di buku ini, kita bakal kenalan sama tujuh orang penyewa kucing dengan latar belakang beda-beda. Ada pasangan yang lagi berjuang pengen punya anak, seorang wanita yang lagi sembunyi dari polisi, sampai keluarga yang cuma pengen ngerasain sedikit kebahagiaan.
Lucunya, kucing-kucing ini punya kepribadian misterius dan sering kali bertingkah di luar ekspektasi para penyewanya. Ternyata, apa yang mereka inginkan dari si kucing, belum tentu itu yang sebenarnya mereka butuhkan. Waktu tiga hari mungkin terasa singkat untuk mengubah nasib, tapi ternyata cukup banget untuk mengubah cara pandang mereka terhadap hidup.
Kenapa cocok buat penawar reading slump? Masalah yang dihadapi para penyewa kucing, seperti masalah keluarga, karier, atau kesepian adalah hal-hal yang dekat dengan hidup kita. Kamu bakal merasa “didengarkan” lewat kisah-kisah di dalamnya.
Nah, itu dia daftar ‘obat’ manjur buat mengusir rasa malas bacamu. Ingat ya, reading slump bukan berarti kamu nggak suka baca lagi, kamu cuma butuh istirahat atau cerita yang lebih segar saja. Jangan merasa bersalah kalau satu buku belum selesai, yang penting kamu menikmati setiap halamannya. Jadi, buku mana nih yang bakal kamu baca duluan?
Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore
