Semangat Raden Ajeng Kartini tidak pernah padam; ia hanya berganti rupa. Jika dahulu Kartini berjuang melalui surat-surat yang mendobrak pingitan, kini “Kartini Masa Kini” bergerak melalui pena, dan aksi nyata di dunia literasi. Literasi bukan sekadar mengeja kata, melainkan alat
Kartini Masa Kini: Estafet Literasi di Tangan Perempuan Inspiratif




















