“Perempuan harus berpendidikan tinggi, karena ia adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya.” Kita sering mendengar kalimat itu diulang-ulang dalam seminar, pidato tokoh, hingga caption media sosial yang niatnya memotivasi. Sepintas, kalimat ini terdengar seperti pujian mulia bagi perempuan. Namun, jika kita
Menagih Janji Kesetaraan di Balik Beban Domestik Perempuan: Refleksi Kartini Hari Ini















