Membaca bukan sekadar menatap kata demi kata di atas kertas atau layar. Setiap orang memiliki tujuan yang berbeda saat membuka buku, dan tujuan itulah yang menentukan cara membaca mereka. Memahami teknik membaca yang tepat bisa membuat waktu belajarmu lebih efisien atau waktu santaimu lebih bermutu. Berikut adalah enam cara membaca yang perlu kamu ketahui:
1. Scan (Memindai)

Gaya ini biasanya digunakan saat kamu berada dalam misi pencarian. Kamu tidak membaca seluruh kalimat, melainkan menggerakkan mata dengan cepat untuk mencari informasi spesifik.
- Contoh: Mencari arti kata kunci di kamus, mencari tanggal lahir tokoh di sebuah artikel, atau mencari nomor telepon di daftar kontak.
2. Read (Membaca Intensif)
Ini adalah gaya membaca klasik di mana “Mode Fokus” kamu sedang aktif sepenuhnya. Tujuannya adalah untuk menyerap isi buku secara utuh dari awal hingga akhir tanpa melewatkan bagian penting.
- Kapan digunakan: Saat kamu sedang menikmati novel favorit atau mempelajari bab baru dalam buku pelajaran yang harus dipahami alurnya.
3. Skim (Sekilas)

Berbeda dengan scanning, skimming dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum. Kamu membaca secara pilih-pilih, melompati beberapa paragraf hanya untuk mencari “inti sarinya” saja.
- Tujuan: Memahami ide pokok dari sebuah berita atau melihat apakah sebuah artikel layak dibaca lebih dalam atau tidak.
4. Browse (Menjelajah)

Gaya ini sangat santai, mirip seperti saat kamu sedang scrolling di media sosial. Kamu hanya melihat-lihat judul, sampul, atau sinopsis singkat tanpa niat mendalam untuk menyelesaikannya saat itu juga.
- Kapan digunakan?: Biasanya terjadi saat kamu sedang berjalan-jalan di toko buku atau perpustakaan untuk mencari inspirasi bacaan selanjutnya.
5. Peruse (Meneliti)

Jika kamu sudah berada di tahap ini, artinya kamu sudah masuk ke level serius. Membaca dengan gaya peruse berarti membaca dengan sangat teliti dan detail. Kamu memperhatikan setiap diksi, struktur kalimat, dan data pendukung.
- Karakteristik: Membutuhkan konsentrasi tinggi dan waktu yang lebih lama dibandingkan gaya lainnya.
6. Reflect (Refleksi)

Ini adalah tingkatan tertinggi dalam membaca (high level energy). Kamu tidak hanya menyerap informasi, tetapi juga menghubungkan bacaan dengan pikiran, pengalaman pribadi, atau pengetahuan lain yang sudah kamu miliki.
- Output: Munculnya ide-ide baru, pemahaman filosofis, atau perubahan sudut pandang setelah menutup buku. Biasanya terjadi saat kamu membaca buku self-improvement.
Kesimpulan Tidak ada gaya membaca yang “paling benar” karena semuanya bergantung pada situasi dan kebutuhanmu. Terkadang kita perlu menjadi seorang Skimmer untuk menghemat waktu, namun di lain waktu kita harus menjadi seorang Reflector untuk memperkaya jiwa.
Jadi, dari keenam gaya di atas, mana yang paling sering kamu gunakan hari ini?
Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore
Sumber: (Artikel diolah dengan penyesuaian)
https://disperpusip.jatimprov.go.id/2021/07/07/membaca-ekstensif-dan-intensif
https://www.ruangguru.com/blog/skimming-dan-scanning-membaca-cepat
https://www.bola.com/ragam/read/4879689/jenis-jenis-membaca-dan-penjelasannya-yang-perlu-diketahui
https://penerbitadab.id/blog/gaya-membaca-kepribadian-cara-kamu-membaca-bisa-mengungkap-siapa-dirimu
