Palestina sering hadir di hadapan kita lewat potongan berita: angka korban, peta konflik, dan pernyataan politik. Namun di balik semua itu, ada kehidupan, kenangan, keluarga, serta cerita manusia yang terus berjalan. Salah satu cara terbaik untuk memahami Palestina secara lebih utuh adalah melalui buku.
Berikut deretan buku yang bisa membantumu mengenal Palestina dari berbagai sisi — sejarah, kemanusiaan, perlawanan, hingga kisah personal yang menyentuh hati.
1. AHED TAMIMI: GADIS PALESTINA YANG MELAWAN TIRANI ISRAEL

Ahed Tamimi menjadi perhatian dunia ketika ia ditangkap tentara Israel menjelang Natal 2017. Mereka menerobos masuk rumah Ahed di tengah malam dan menyeretnya pergi. Gara-garanya? Ahed menampar tentara Israel yang masuk ke rumahnya. Ahed kesal karena tentara Israel menembak sepupunya tepat di wajah. Buku ini ditulis dengan sangat baik, direkomendasikan untuk siapa saja yang tertarik tentang hak asasi manusia, Palestina, dan sejarah panjang pendudukan.
2. KUN FAYAKUN MENEMBUS PALESTINA

Buku ini menceritakn kehidupan di Palestina yang bagai dalam penjara besar dan dibatasi dengan dinding-dinding tebal, kokoh. Untuk keluar dari wilayahnya, mereka harus melewati pos-pos militer Israel yang ketat dan tanpa kompromi, bahkan berisiko mati jika gerakan mereka dicurigai. Selain itu, rumah yang mereka tinggali rata-rata hancur sebagian karena dibombardir Israel.
3. A Diary Of Genocide: : Catatan Pembantaian Palestina 7 Oktober – 30 Desember 2023

Ditulis oleh orang yang dekat dan paham kondisi terkini Palestina, serta mengalami langsung serangan Israel yang dimulai sejak 7 Oktober 2023, yakni Atef Abu Saif, seorang Menteri Kebudayaan Otoritas Palestina. Berisi catatan harian lengkap dan paling update terkait situasi Gaza. Kamu dapat melihat dan merasakan kengerian genosida yang saat ini tengah dialami warga Palestina. Menggugah pembaca untuk bisa melihat secara mendalam terkait konflik yang terjadi di Palestina.
4. Palestine: The Biggest Prison on Earth

Ditulis oleh sejarawan berpengaruh asal Israel, dalam buku ini penulis menampilkan fakta-fakta autentik yang sebagian diambil dari notula rapat para pemimpin Israel. Menawarkan analisis kritis tentang konflik Israel-Palestina dan dampaknya terhadap kehidupan di wilayah tersebut. Pada 2017, penulis buku ini dianugerahi Middle East Monitor’s Lifetime Achievement Award dalam Palestine Book Awards. Buku ini didedikasikan bagi orang-orang yang tanpa henti berusaha menyadarkan umat manusia mengenai betapa penting tidak berdiam diri dan menonton, sementara jutaan orang diperlakukan dengan cara yang tidak manusiawi dan tidak berperikemanusiaan—hanya karena mereka bukan orang Yahudi.
5. On Palestine

Analisis mendalam tentang perjuangan pembebasan Palestina, membahas sejarah, pendudukan Israel, gerakan BDS, dan peran dukungan Barat, dengan fokus pada solusi konstruktif untuk masa depan Palestina, disampaikan melalui diskusi dua intelektual Yahudi terkemuka yang mengkritik kebijakan Israel dan AS. Sinopsisnya berpusat pada perspektif kritis terhadap pelanggaran hak asasi manusia, pembersihan etnis, dan upaya internasional dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Fokus terbesar buku adalah pada salah satu tantangan terbesar dalam upaya pembebasan Palestina, yaitu dukungan dunia Barat, terutama Amerika Serikat, untuk Israel, baik secara militer maupun secara moral.
6. Palestina: Sebuah Novel Grafis

Buku ini menjadi bukti bahwa tragedi yang menimpa rakyat Palestina telah berlangsung selama puluhan tahun. Buku ini juga menggambarkan ketangguhan rakyat Palestina yang tak mudah menyerah terhadap pendudukan Zionis biadab.
Dengan gaya jurnalismenya yang nyeleneh sekaligus menusuk, Joe Sacco tidak hanya menyajikan fakta tentang kekejaman dan kebrutalan Israel, tapi juga menyuguhkan pengalaman autentik dan resiliensi rakyat Palestina di bawah kolonialisme Israel.
7. The Sea Cloak

Kumpulan cerita pendek karya jurnalis dan aktivis hak-hak perempuan Palestina, Nayrouz Qarmout. Diambil dari pengalamannya sendiri yang tumbuh besar di kamp pengungsi Suriah serta kehidupannya saat ini di Gaza, kisah-kisah dalam buku ini bak tenunan berbagai sudut pandang berbeda tentang apa artinya menjadi seorang Palestina saat ini.
Kisah-kisah tersebut menawarkan wawasan yang langka mengenai salah satu kota yang paling banyak dibicarakan, tapi paling sedikit dipahami di Timur Tengah. Pembaca diajak mengikuti perjuangan sehari-hari anak-anak yatim piatu yang berjuang untuk bertahan hidup di tengah reruntuhan pengeboman, atau memetakan ketegangan budaya di antara berbagai generasi pengungsi di masyarakat Gaza yang terjajah selama lebih dari 7 dekade.
8. Wajah di Palestina

Penelusuran mendalam sisi kemanusiaan di balik konflik Palestina yang kompleks, melampaui berita politik dan militer biasa untuk mengungkap kisah penderitaan, harapan, dan perlawanan rakyat Palestina melalui esai-reportase yang menyentuh dari Ramallah hingga Yerusalem, memotret penyair, pejuang, korban, hingga pengkhianat dengan mata seorang jurnalis dan hati seorang penyair. Dengan gaya yang jernih sekaligus menghunjam, Goenawan Mohamad menelisik propaganda, perang, pengusiran, dan puisi yang lahir di antara reruntuhan. Ia mengajak pembaca untuk melihat Palestina bukan sekadar sebagai konflik politik, melainkan kisah manusia—mereka yang terus memperjuangkan hak untuk pulang.
9. Detail Kecil

Novel ini mengisahkan kembali peristiwa pembunuhan seorang gadis Badui pada tahun 1949, tak lama setelah Nakba (Malapetaka Palestina). Melalui dua narator berbeda, yaitu seorang tentara Israel dan seorang pegawai Palestina, cerita mengungkap bagaimana peristiwa “kecil” seperti pemerkosaan dan kematian gadis itu menjadi bagian dari narasi besar penjajahan dan pengabaian terhadap rakyat Palestina, menunjukkan kontras kehidupan dan kebrutalan di balik detail sepele sehari-hari.
10. Dunia Tanpa Cinta

Salah satu novel tentang Palestina oleh penulis Palestina yang paling tinggi rating-nya di Goodreads. Menceritakan tentang perjuangan keluarga Palestina, berpusat pada Nazmiyeh di Gaza, yang menghadapi trauma pendudukan Israel, kehilangan, dan keuletan wanita Palestina dalam membangun hidup, di mana cucunya Nur kemudian mencari akar keluarga di tengah diaspora dan kehilangan identitas, sebuah kisah keluarga dan politik yang menyentuh ketahanan manusia dan sejarah Palestina.
11. Story Of The Stolen Homes: Perjalanan Ke Negeri Palestina

Buku anak-anak yang menceritakan saudara kembar bernama Eldar dan Elnur, yang mengunjungi pameran unik di Paris tentang Palestina bersama keluarga mereka, dipandu oleh seorang anak bernama Reem. Mereka belajar tentang kehidupan di sana dan menumbuhkan empati. Buku ini juga menceritakan tempat-tempat di Palestina dengan cara yang unik agar menambah wawasan anak tentang Palestina.
Lewat buku-buku ini, Palestina hadir bukan hanya sebagai isu politik, tetapi sebagai ruang kehidupan manusia yang penuh cerita, luka, dan harapan. Membaca tentang Palestina adalah upaya kecil untuk memahami dunia dengan lebih adil dan berempati.
Jika kamu ingin mulai mengenal Palestina lebih dalam, mungkin salah satu buku di atas bisa menjadi pintu masuknya.
Gendhis Savitri dan Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore
