Dear Nathan: (Lebih dari) Kisah Cinta Masa SMA

nathan salma

cuplikan film Dear Nathan (image from http://media.mbigroup.co.id)

“Simpan ini sebagai bukti, bahwa gue adalah laki-laki pertama yang mampir ke hati lu karena cinta. Dan gue jugalah, laki-laki pertama yang pergi karena ingin melihat lu bahagia.”—Nathan

Aduh, Nathan. Kamu, kok, gemas sekali? Atau mungkin harusnya aduh Erisca Febriani, kok, bisa-bisanya kamu menciptakan tokoh segemas Nathan?

Yap, sangat disayangkan Nathan hanyalah tokoh fiktif yang diciptakan oleh Erisca Febriani dalam dunia yang ia beri judul Dear Nathan. Bagaimana Erisca Febriani dapat membuat tulisan segemas ini, ya?

Menurut pengakuan sang penulis, kisah cinta masa putih abu-abu ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi. Baginya, menulis kisah semacam ini seakan seperti menulis diari sehingga ia sangat menikmati proses pembuatannya. Tak disangka-sangka, tulisan yang dibuatnya dengan senang hati itu pun diminati dan kisah Dear Nathan kini punya penggemar tersendiri.

Semua bermula dari tulisan Erisca Febriani di media Wattpad. Sebuah kisah cinta remaja antara Nathan dan Salma ini ia tulis dengan tujuan mendapat masukan agar dapat berlatih terus untuk menulis tulisan yang baik. Beruntung, melalui Wattpad ini, Erisca mendapat banyak masukan dan malahan cerita Dear Nathan sangat digemari teman-teman Wattpadnya.

Tak pernah disangka Erisca bahwa Dear Nathan akan dibaca oleh lebih dari 7,5 juta pembaca di Wattpad. Kebahagiaan tentu mengalir manakalah tulisan yang awalnya ia anggap “biasa saja” mendapat respon positif dari teman-teman pembaca. Selanjutnya, ternyata banyak yang menganggap bahwa kisah Nathan dan Salma berhak diketahui oleh khalayak, lebih dari sekadar tulisan dalam Wattpad.

Maka sejak itulah, Dear Nathan dibukukan. Sesuai dugaan, penggemar Nathan semakin bertambah banyaknya. Entah karena tren bad boy romantis masih jadi andalan atau memang kepandaian Erisca dalam meramu cerita, buku ini pun tak kalah laris di pasaran untuk dibeli dan dibaca sehingga menjadi buku best seller.

dear_nathan

buku Dear Nathan (image from https://www.zetizen.com)

Ketika membaca bukunya, semua orang punya bayangan mengenai sosok Nathan yang nakal, namun sangat mencintai Salma yang notabenya “anak baru yang taat peraturan”. Akan tetapi, tentu, semua menebak-nebak bagaimana kiranya ketika dua tokoh tersebut divisualisasikan dalam bentuk lebih nyata?

Rapi Films ternyata berkesempatan untuk ambil bagian dalam hal ini. Begitu besarnya animo masyarakat untuk mengenal sosok Nathan dalam bentuk visual, maka Dear Nathan akhirnya mendapat kesempatan untuk difilmkan.

23 Maret 2017, film Dear Nathan resmi menghiasi layar kaca. Jefri Nicol pemain muda berbakat yang berkesempatan untuk memerankan tokoh Nathan, sedangkan Salma diperankan oleh Amanda Rawles. Melihat tanggapan dan review yang beredar di internet, film ini disukai oleh 94% penontonnya. Ini artinya, pada filmnya pun Dear Nathan berhasil menuai kesuksesan.

Mengapa kamu perlu membaca/menonton kisah Dear Nathan?

Tentu ada banyak alasan untuk membaca sebuah karya, baik dalam bentuk buku maupun dalam bentuk film. Untuk kisah Dear Nathan ini, ada beberapa alasan agar kamu tidak melewatkan kisah ini.

Pertama, seperti yang sudah dilihat dari review sebelumnya bahwa Dear Nathan sudah berhasil sejak dari awal kemunculannya di Wattpad. Masa kamu nggak penasaran dengan kisah yang dituangkan dalam bentuk bermacam-macam karya, tetapi bisa sukses di semuanya?

Kedua, meskipun ditulis dengan latar kisah cinta masa remaja, ada nilai lain yang coba diangkat oleh Erisca Febriani. Nilai yang tidak kalah penting dari kisah cinta Nathan dan Salma, yakni mengenai makna keluarga. Ada banyak pesan yang coba disisipkan dalam balutan kisah Nathan dan Salma yang tak kalah menggemaskan untuk disimak.

Ketiga, kisah ini sebenarnya juga dapat membangun kepercayaan diri bagi seseorang yang hendak menulis, hendak memublikasikan tulisannya, tetapi merasa kurang percaya diri akan kemampuannya. Erisca membuktikan bahwa dengan berani memulai, berani terbuka atas segala masukan dan komentar, ia berhasil menciptakan sebuah karya matang yang akhirnya berhasil memikat banyak orang.

Kamu, sudah baca buku Dear Nathan belum? Jangan sampai ketinggalan, lho. Untung persediaan di mizanstore masih ada. Yuk, beli sekarang! >> beli buku Dear Nathan.

Bagikan ke Sekitarmu!