Selamat datang 2026! Untuk membuka lembaran baru di bulan Januari ini, Mizanstore telah memilih 10 judul buku yang dianggap paling menarik untuk mengisi rak bukumu. Mulai dari kisah misteri, petualangan, pengembangan diri, kisah cinta romansa, sampai buku anak, berikut daftar lengkapnya:

1. The Secret of Secrets

Setelah 8 tahun, Dan Brown kembali dengan buku terbarunya yang berjudul The Secret of Secrets. Melanjutkan petualangan Professor Robert Langdon, ikonolog Harvard yang terkenal dari seri sebelumnya, menurutnya The Secret of Secrets menjadi novel dengan plot paling rumit dan ambisius yang pernah ditulisnya. Cerita masih berfokus pada Professor Robert Langdon yang terseret dalam pencarian mendesak di Praha setelah seorang ilmuwan (sekaligus kekasihnya), Dr. Katherine Solomon, diculik bersama manuskrip rahasianya. Manuskrip ini memuat penemuan yang bisa mengguncang dunia tentang kesadaran manusia dan apa yang terjadi setelah kita mati! Langdon harus memecahkan kode-kode kuno sambil dikejar oleh sosok misterius yang terinspirasi dari mitos Golem—makhluk tanah liat kuno Praha.

The Secret of Secrets sendiri mendapat ulasan di Goodreads sebanyak 59.212 penilaian (dan terus bertambah). Ulasan Komunitas sekitar 6.271 ulasan dengan rating sebesar 3.9 dari 5.

2. Dilan ITB 1997

Novel ini melanjutkan kisah Dilan setelah ia menjalin hubungan dengan Ancika dan resmi menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1997. Bisa jadi fokus utama cerita ini adalah transisi Dilan dari panglima tempur menjadi mahasiswa dengan segala kehidupannya. Bisa jadi Dilan ITB 1997 akan berfokus pada bagaimana Dilan berusaha menyeimbangkan passion lamanya dengan tuntutan kedewasaan, serta bagaimana hubungannya (kemungkinan dengan Ancika) bertahan di tengah kesibukan dan tekanan masa perkuliahan. Apakah akan ada Milea di novel ini? Baca dan temukan sendiri!

3. Ibu Kamu Tidak (Gila) Sendirian

Buku ini membuka percakapan penting tentang kesehatan mental, peran ibu, dan tekanan emosional yang sering tak terlihat. Ditulis dengan empati dan kejujuran, buku ini menjadi bacaan reflektif yang mengingatkan bahwa merasa lelah atau kewalahan adalah hal yang manusiawi—dan kamu tidak sendirian. Buku ini bukanlah panduan mengasuh anak, melainkan teman refleksi—sebuah pengingat bahwa menjadi ibu adalah proses yang kompleks, manusiawi, dan penuh emosi. Intinya, buku ini ingin mengatakan satu hal penting: merasa lelah, rapuh, atau bingung setelah melahirkan adalah hal yang wajar, dan ibu tidak sendirian. Buku ini ditulis oleh Fransisca Kumalasari (seorang psikolog anak, remaja, dan keluarga), Lucia Priandarini (reporter media cetak), dan Rinda Amalia (pendiri komunitas Teman Ibu Indonesia dan aktif memberikan penyuluhan terkait maternal mental health).

4. Madonna In a Fur Coat

Menceritakan kisah Raif Efendi, seorang pria Turki yang pendiam, lembut, dan penuh misteri. Hidupnya tampak biasa dan tanpa gairah. Namun, di balik keheningan itu, tersimpan kisah cinta yang begitu dalam dan tragis kenangan yang membentuk seluruh hidupnya.

Melalui buku harian Raif, pembaca dibawa kembali ke masa mudanya di Berlin tahun 1920-an, ketika ia pertama kali mengenal dunia seni dan modernitas Eropa. Di sebuah galeri seni, Raif terpikat pada lukisan seorang wanita berjudul Madonna in a Fur Coat. Tak disangka, wanita dalam lukisan itu benar-benar ada — Maria Puder, seorang pelukis independen dan tegas, jauh dari gambaran perempuan lembut yang biasa dikenal Raif.

Dari pertemuan itulah lahir hubungan yang rumit namun tulus antara dua jiwa yang kesepian. Raif menemukan makna cinta sejati dalam sosok Maria. Cinta yang lembut namun mengubah hidupnya selamanya. Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Akankah sama-sama menemukan kebahagiaan? Atau berakhir tragis? Baca dan temukan sendiri jawabannya!

5. Bu, Ayah Mana?

Buku anak terbitan DAR Mizan ini adalah buku cerita anak yang ditulis dengan bahasa sederhana dan lembut untuk membantu anak memahami arti meninggal dan kehilangan. Buku ini menceritakan kisah Lili yang belajar menghadapi rasa sedih setelah ayahnya berpulang, ditemani penjelasan penuh empati dari orang-orang terdekatnya. Melalui ilustrasi hangat dan alur yang menenangkan, buku ini mengajarkan bahwa perasaan duka adalah hal yang wajar, serta menunjukkan bagaimana kenangan dan cinta tetap tinggal di hati meski seseorang telah pergi. Buku ini cocok untuk dibacakan orangtua saat mendampingi anak menghadapi masa duka, buku ini dirancang untuk memberikan rasa aman, pengertian, dan harapan. Ditulis oleh Ana D. Itsna Pebriana (editor buku anak di Penerbit Mizan) dia menekuni dunia buku anak dan banyak belajar tentang cara memahami apa yang disukai anak-anak dan bagaimana menghadirkannya dalam sebuah buku. BukuBu, Ayah Mana? terinspirasi dari kisah nyata rekan kerjanya yang tutup usia pada awal 2025. Almarhum meninggalkan putri kecil yang lucu, pintar, dan menggemaskan.

6. Piranesi

Piranesi bukan sekadar cerita fantasi biasa, melainkan sebuah meditasi tentang isolasi dan keajaiban. Ceritanya berfokus pada seorang pria bernama Piranesi yang tinggal di dalam sebuah struktur raksasa misterius yang ia sebut sebagai “Rumah” (The House). Rumah ini memiliki aula-aula raksasa tak terbatas dengan ribuan patung marmer yang unik. Dunia ini memiliki ekosistem sendiri: awan di lantai atas dan lautan yang pasang di lantai bawah. Piranesi hidup dengan merawat tulang-belulang orang yang telah mati dan mencatat segala fenomena alam di jurnalnya. Ia percaya hanya ada dua orang yang hidup di dunia: dirinya dan “Yang Lain” (The Other), seorang pria misterius yang mengunjunginya dua kali seminggu untuk mencari pengetahuan rahasia. Kabarnya, Piranesi akan diangkat menjadi film animasi dengan Dave Kajganich sebagai penulis skenario dan digarap oleh LAIKA’s Studio. Piranesi juga telah berhasil mendapat banyak penghargaan, salah satunya untuk Women’s Prize for Fiction (2021).

7. The Woman in Cabin 10

Novel The Woman in Cabin 10 terbit di Inggris pada tahun 2016. Berkat popularitasnya yang cepat, versi terjemahan Bahasa Indonesia pun menyusul tak lama kemudian, yaitu pada Januari 2017. Novel ini pun langsung menjadi bestseller di Indonesia, sama seperti di negara asalnya. bukan cuma laris, tapi juga banjir pujian: Masuk daftar New York Times Best Seller (buku paling laris di Amerika Serikat) dan masuk nominasi di Goodreads Choice Awards tahun 2016 untuk kategori Misteri & Thriller terbaik.

Kesuksesan ini membuktikan bahwa pembaca suka banget sama cerita yang bikin kita ikut ragu dan bertanya, “Benar nggak ya yang dilihat si tokoh utama?” Karena ceritanya yang nagih dan potensinya yang sinematik, Netflix langsung mengambil hak adaptasi filmnya. Film The Woman in Cabin 10 ini dirilis secara eksklusif di Netflix pada 10 Oktober 2025, dengan Keira Knightley sebagai bintang utama dan Simon Stone sebagai sutradara

8. Rahvayana (Edisi Cover Baru)

Buku yang ditulis oleh Sujiwo Tejo ini sebenarnya sudah pernah terbit beberapa tahun lalu dan menjadi salah satu karya terbaiknya. Mengajak kita melihat sisi lain dari epik Ramayana. Jika selama ini kita mengenal Rahwana sebagai lambang angkara murka, di sini ia hadir sebagai sosok yang paling tulus dalam mencintai.

Buku ini adalah pembelaan atas nama cinta. Rahwana tidak menculik Sinta karena nafsu, melainkan karena ia yakin bahwa Sinta adalah titisan Dewi Widowati, kekasih sejatinya yang telah ia tunggu selama ribuan tahun. Melalui narasi yang filosofis dan penuh sentilan khas “Presiden Jancukers”, kita akan diajak merenung: apakah benar Rama adalah sang pahlawan, atau justru Rahwana-lah yang memegang kasta tertinggi dalam urusan mencintai?

Sebuah kisah tentang penantian, pengorbanan, dan kenyataan bahwa dunia tidak sesederhana “hitam” dan “putih”.

9. Rapijali

Novel yang menggambarkan perjalanan musikal seorang gadis bernama Ping yang berasal dari Batu Karas, Pangandaran yang harus berjuang meraih mimpi dan cita-citanya dengan pergi ke Jakarta. Novel ini kaya dengan tema keluarga, ambisi, persahabatan, dan impian besar.

Rapijali akan diangkat menjadi series oleh Netflix dan dijadwalkan tayang pada 2026. Diharapkan adaptasinya nanti memberikan pengalaman audiovisual yang kuat, terutama melalui aransemen musik dan pengembangan karakter yang lebih detail. Serial ini berpotensi menjadi tontonan yang hangat dan inspiratif bagi penonton muda. Dengan Starvision sebagai rumah produksinya, serial ini akan disutradarai oleh Sabrina Rochelle Kalangie.

10. Wrath of the Triple Goddess (Percy Jackson Seri ke-7)

Buku ketujuh ini adalah buku kedua dalam sub-seri yang dijuluki “The Senior Year Adventures” (Petualangan Tahun Terakhir SMA), yang berfokus pada perjuangan Percy mendapatkan surat rekomendasi kuliah. Fokus cerita ke 3 karakter utama: Cerita ini kembali fokus penuh pada ketiga tokoh utama yang paling dicintai: Percy Jackson, Annabeth Chase, dan Grover Underwood. Ini adalah perpaduan sempurna antara dinamika akrab dan humor khas yang dirindukan pembaca. Ancaman Sihir dan Hantu: Kali ini, petualangan Percy melibatkan elemen yang lebih gelap dan spooky. Misi mereka melibatkan sihir dan melawan para hantu menyeramkan yang berusaha mengambil alih New York.

Itu dia 10 buku pilihan editor yang bisa jadi referensi bacaan kamu di bulan Januari 2026. Mulai dari cerita yang ringan sampai yang butuh mikir, semuanya punya keunikan masing-masing untuk menemani waktu luangmu.

Semoga daftar ini bisa membantu kamu yang lagi bingung mau mulai baca buku apa di awal tahun ini. Selamat membaca dan sampai jumpa di rekomendasi bulan depan!

Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore

Bagikan ke Sekitarmu!
BUKU PILIHAN EDITOR EDISI JANUARI 2026