Pernahkah kamu membayangkan seekor pangeran katak yang mengalami masalah bau ketiak, atau sebuah pesta hewan yang mendadak sunyi karena ada yang buang angin sembarangan? Di tangan Noor H. Dee, hal-hal absurd dan “ajaib” seperti itu bukan sekadar lelucon, melainkan pintu masuk bagi anak-anak dan orang dewasa untuk jatuh cinta pada literasi.
Sebagai sosok yang terpilih untuk Author of the Month, Noor H. Dee membuktikan bahwa menulis buku anak bukan sekadar menyusun kata-kata sederhana, melainkan sebuah seni menangkap kejujuran dunia anak-anak yang sering kali terlupakan oleh kekakuan orang dewasa.
Profil Singkat

Lahir di Depok pada Maret 1982, Noor H. Dee atau yang akrab disapa Kak Hadi adalah sosok multitalenta industri penerbitan Indonesia. Di kalangan penulis, ia dikenal sebagai editor senior sekaligus penulis buku anak di Noura Publishing yang punya kemampuan jenius dalam mengolah naskah. Namun, di mata pembaca cilik, ia adalah “pencerita ulung” yang mampu mengubah tema-tema berat menjadi dongeng yang mengocok perut namun penuh makna.
Perjalanan Karier
Langkah Kak Hadi di dunia kepenulisan sebenarnya telah terpupuk sejak lama melalui karya-karya fiksi yang emosional. Ia memulai debutnya dengan buku berjudul Sepasang Mata untuk Cinta yang Buta (terbitan Lingkar Pena Publishing House). Jejak kepenulisannya juga terekam dalam ranah sastra yang lebih luas; cerita pendeknya, Mengejar Kupu-Kupu, masuk ke dalam antologi bergengsi Kupu-Kupu dan Tambuli yang diterbitkan oleh Dewan Kesenian Jakarta. Selain itu, sisi kemanusiaannya tertuang dalam cerpen Orang-Orang Terowongan yang dimuat dalam buku antologi untuk Palestina berjudul Gadis Kota Jerash.

Setelah berhasil dengan buku cerpen dewasa, tepatnya di tahun 2008, kak Hadi merasa ingin beralih ke bagian lain tapi tetap di dunia literasi. Akhirnya, ia mulai mencoba menulis buku anak dan siapa menyangka ternyata buku anak yang ditulisnya sukses hingga kini ia telah membuat puluhan cerita buku anak dan beberapa diantaranya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
Dedikasinya pada literasi kemudian membawa ia melanglang buana. Pada tahun 2019, ia diundang ke acara The Asian Publisher Fellowship Program di Seoul, Korea Selatan, untuk mendiskusikan masa depan bacaan anak di era digital. Tak berhenti di situ, pada 2023 ia terpilih menjadi peserta residensi Jakarta-Norwich Virtual Residency Exchange dan lolos dalam Seleksi Penulisan Bahan Bacaan Literasi 2023-2024 oleh Gerakan Literasi Nasional.
Karya dan Penghargaan

Hingga saat ini, kak Hadi telah menerbitkan puluhan judul buku anak. Menariknya, empat bukunya bahkan telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh Kube Publishing, Inggris.
Puncak prestasinya baru-baru ini diraih melalui buku Pangeran Katak yang Bau Ketek (ilustrasi oleh Choryna Dezavega). Terbit di bawah penerbit Noura Kids pada Juni 2025, buku ini baru saja menyabet penghargaan bergengsi di IKAPI Awards 2025 kategori Children’s Book of the Year yang diumumkan pada Indonesia International Book Fair (IIBF).
Proses kreatif di balik buku ini sangat unik. ia mengaku sengaja mengambil tema yang “tabu” tapi menarik bagi anak-anak.
“Aku ingin ambil tokoh yang sudah familiar banget dan suka banget sama permainan kata ‘ketek’. Anak kecil kan suka hal yang tabu ya. Yang dianggap dewasa biasa saja menarik bagi mereka,” ungkap Hadi.
Meski pengerjaannya memakan waktu 6 bulan dan penuh tawa bahkan sang ilustrator, Chory, mengaku harus melakukan trial and error untuk memvisualisasikan “aroma ketiak” berwarna hijau, hasilnya justru sangat fenomenal. Bagi mereka, penghargaan ini adalah apresiasi atas sebuah karya yang dibuat dengan semangat “bermain” untuk membuat pembaca bahagia.
Deretan Buku Lainnya:



- Pangeran Katak yang Bau Ketek (Pemenang IKAPI Awards 2025)
- Seri Nabil & Naura (Belajar ke Toilet, Pengenalan Emosi, Seri Kata Ajaib, Kalimat Thayyibah)
- Seri Anak Hebat (Aku Senang Berbagi, Aku Sabar Mengantre, Aku Mau Mandi Sendiri)
- Seri Keluarga Panik (Polusi Dilarang Masuk, Banyak Sampah Banyak Masalah, Cita-Cita Penyelamat Bumi)
- Cerita Islam Pertamaku: 25 Nabi & Rasul
- Cerita Islam Pertamaku: Kisah Nabi Muhammad Saw.
- Jus Puisi (Kumpulan Puisi Anak)
- Satu Buldoser
- Fabel Mini
- Pop-Up ABC untuk Balita
- Serunya Ramadhanku (Wipe and Clean)
- Aku Berdoa Sebelum Tidur
- Baby Iqra
- Taman Tanpa Aturan
Noor H. Dee adalah pengingat bagi kita semua bahwa di tengah dunia yang semakin teknis, kita masih butuh cerita-cerita sederhana yang membuat kita tertawa, merenung, dan kembali merasa menjadi anak-anak.
Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore
Sumber: (diolah dari berbagai sumber dengan penyesuaian)
https://www.instagram.com/noor.h.dee
https://www.goodreads.com/author/show/1920159.Noor_H_Dee
