Lebaran sebentar lagi, dan bagi banyak orang, momen ini bukan hanya soal silaturahmi atau baju baru, tapi juga soal datangnya Tunjangan Hari Raya (THR). Sebagai pencinta literasi, melihat saldo THR cair seringkali langsung memicu bayangan tumpukan buku baru di rak.
Namun, tanpa strategi yang tepat, THR bisa habis begitu saja untuk konsumsi musiman. Nah, agar hobi membacamu tetap terfasilitasi tanpa mengganggu kebutuhan hari raya lainnya, berikut adalah panduan lengkap mengatur THR khusus untuk para bookworms:
1. Alokasikan 20% dari Dana

Kesalahan terbesar adalah belanja buku menggunakan sisa uang setelah Lebaran. Biasanya, sisanya adalah nol. Begitu THR cair, langsung pisahkan sekitar 20% ke pos khusus buku. Dengan mengalokasikannya di awal, kamu tidak akan merasa bersalah saat melakukan checkout besar-besaran karena dana tersebut memang sudah “dijatahkan”.
2. Kurasi Wishlist: Bedakan “Ingin” dan “Butuh”

Jangan terjebak impulse buying hanya karena melihat sampul yang estetik. Buka kembali daftar keinginanmu (wishlist).
- Prioritas Utama: Buku dari penulis favorit (seperti karya terbaru Dee Lestari, Dan Brown, atau Fahruddin Faiz) yang memang sudah lama kamu incar.
- Prioritas Kedua: Buku referensi atau pengembangan diri yang mendukung hobi/pekerjaanmu.
- Tunda: Buku-buku hype yang sekiranya bisa kamu pinjam atau beli saat pameran buku besar nanti.
3. Berburu Promo Ramadan & Lebaran


Kamu bisa cari berbagai promo menarik selama Ramadan. Nah, pas banget di Mizanstore lagi ada promo Ramadan di Mizan dengan diskon hingga 50% untuk buku-buku pilihan terbaik. Ditambah ada gratis ongkir yang bikin promonya makin dar-der-dor!
- Paket Bundling: Cari promo paket (misalnya paket buku religi atau novel populer) yang harganya jauh lebih murah dibandingkan beli satuan.
- Flash Sale & Voucher: Pantau toko resmi penerbit di marketplace. Gunakan kombinasi voucher toko, gratis ongkir, dan cashback platform untuk mendapatkan harga terbaik.
- Pre-Order (PO): Jika ada buku incaran yang baru akan rilis, ikut PO biasanya memberikan keuntungan berupa diskon tambahan atau bonus tanda tangan penulis.
4. Self-Control adalah Kunci

Ingat, tujuan borong buku adalah untuk dibaca, bukan sekadar ditumpuk (menjadi Tsundoku). Pastikan kamu memiliki waktu untuk menikmati buku-buku tersebut setelah keriuhan Lebaran mereda.
Mengatur THR bukan berarti pelit pada diri sendiri, melainkan memastikan bahwa setiap rupiah yang kamu keluarkan memberikan nilai kebahagiaan yang awet—salah satunya melalui ilmu dan petualangan di dalam buku.
Bagaimana denganmu? Sudah ada berapa buku yang masuk keranjang belanjaanmu minggu ini? Kunjungi Mizanstore.com buat cek promo menarik biar kamu bisa checkout buku favoritmu.
Awita Ekasari/Content Writer Mizanstore
