November telah tiba, ternyata di bulan ini, banyak penulis baik dari Indonesia ataupun mancanegara yang berulang tahun lho! Siapa saja mereka? Ini dia beberapa di antaranya.

 

1.  Eka Kurniawan (28 November 1975)

Sebentar lagi, Eka Kurniawan akan merayakan hari kelahirannya.Penulis yang beberapa kali mendapat penghargaan berkelas internasional ini adalah salah satu dari banyaknya penulis Indonesia dengan buku-bukunya yang mendunia dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Contohnya saja, Cantik Itu Luka yang telah diterjemahkan ke dalam 40 bahasa dan masuk dalam jajaran 100 buku terbaik  dalam New York Times. Beberapa buku lainnya yang nggak boleh kamu lewatkan, seperti Lelaki Harimau, Cinta Tak Ada Mati, Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, Corat – coret di Toilet, dan O. Penghargaan lain yang pernah ia dapatkan, di antaranya penghargaan: Prince Claus Awards 2018 kategori Sastra/Literatur di Belanda, Emerging Voice 2016 di New York untuk buku Cantik Itu Luka, dan World Reader’s Award 2016 di Hongkong.

sumber: detik.com

2. Karen Armstrong (14 November 1944)

Salah satu penulis beraliran feminis dan penulis tentang agama-agama Yudaisme, Kristen, Islam dan Buddhisme ini juga berulang tahun di bulan November. Buku-buku yang pernah ditulisnya, seperti Berperang Demi Tuhan, Sejarah Alkitab, Sejarah Tuhan, Compassion, Fields of Blood, dan yang paling terkenal adalah Islamofobia. Pada Februari 2008, dia dianugerahi TED Prize dan mulai menggarap Charter for Compassion (Piagam Kasih Sayang), dikreasi oleh publik secara umum dan disusun oleh para pemikir terkemuka Yahudi, Kristen, Islam, Hindu, dan Buddha.

sumber: charterforcompassion.org/

3. Ayu Utami (21 November 1968)

Ayu Utami, seorang aktivis jurnalis dan sastrawan berkebangsaan Indonesia adalah salah satu penulis wanita yang terkenal dengan bukunya yang berjudul Saman. Buku tersebut berhasil terjual 55 ribu eksemplar dalam waktu 3 tahun. Berkat buku Saman, Ayu mendapat penghargaan Prince Claus Award 2000 dari Prince Claus Fund, sebuah yayasan yang bermarkas di Den Haag, Belanda yang mempunyai misi mendukung dan memajukan kegiatan di bidang budaya dan pembangunan. Ayu juga mendapat penghargaan, Khatulistiwa Literary Awards, kategori prosa di tahun 2008. Rata-rata tema dari buku yang ditulisnya berbau feminisme dan sastra. Beberapa judul lainnya, seperti ,Larung, Pengakuan Eks Parasit Lajang, Bilangan Fu, dan masih banyak lainnya.

sumber: wikipedia.org

4. A.A Navis (17 November 1924)

Ali Akbar Navis atau yang akrab disapa A.A.Navis adalah seorang sastrawan dan budayawan terkemuka di Indonesia. A.A Navis sudah menulis 69 cerpen sampai akhir hayatnya pada 23 Maret 2003. Akan tetapi, hanya 68 cerpen yang berhasil ditemukan untuk dikumpulkan dalam buku Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis (2004).Beberapa buku lainnya, seperti Surau Kami (1955), Bianglala (1963), Hujan Panas (1964), Kemarau (1967), Saraswati Si Gadis dalam Sunyi (1970), Cerita Rakyat Sumbar (1994), Jodoh (1998). Selain cerpen, Navis juga menulis naskah sandiwara untuk beberapa stasiun RRI, seperti Stasiun RRI Bukittinggi, Padang, Palembang, dan Makassar. Navis juga mulai menulis novel, tema yang muncul dalam karyanya biasanya bernapaskan kedaerahan dan keagamaan sekitar masyarakat Minangkabau.

sumber: wordpress.com

5. CS. Lewis (29 November 1898)

Terkenal dengan serial The Chronicles of Narnia. Sejak diterbitkan sampai tahun 2005 lalu, petualangan Peter, Susan, Edmund dan Lucy ini telah dicetak sebanyak 100 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 41 bahasa. Karya fenomenalnya ini mendunia ketika diadaptasi menjadi film berjudul sama pada tahun 2005. Beberapa buku lainnya, seperti Mere Christianity, dan The Screwtape Letters. Faktanya lagi, buku-bukunya  telah diterjemahkan lebih dari 30 bahasa dan telah terjual jutaan kopi di seluruh dunia.Hebat!

bbc.co.uk

Selamat ulang tahun untuk mereka, semoga karya-karya kelima penulis tersebut bisa terus kita baca sampai kapan pun ya.

Awita Ekasari/Mizanstore

Bagikan ke Sekitarmu!
Selamat Ulang Tahun! Ini Dia Penulis yang Lahir di Bulan November