Reaksi Mereka setelah Membaca Aroma Karsa

Belum beli buku Aroma Karsa? Masih galau dan menimbang-nimbang untuk membelinya? Aduh, jangan lama-lama berpikirnya, ya. Mumpung buku ini masih tersedia di toko buku online maupun offline, lebih baik kamu beli segera!  Kalau kamu masih ragu, coba saja baca testimoni dari para pembaca yang sangat puas atas Aroma Karsa. Para penulis lain juga mengakui kualitas tulisan Dee Lestari yang paling “bau” ini, lho!

“Salut dengan isi kepala @deelestari bagaimana dia bisa menulis begitu detail, indah dan mampu menguras emosi. Ampun baca #AromaKarsa makin ga karuan sama Penasaran ending, Ga ketebak.”[email protected]_Salma

Teh Happy Salma sepertinya sudah kecanduan dengan buku Aroma Karsa. Happy Salma adalah pembaca Aroma Karsa versi digital yang rilis bab demi bab sebelum bukunya terbit. Meski Ia mengaku gaptek, bahkan Ia rela mengunduh Aroma Karsa versi digital karena tak kuat menunggu edisi cetaknya saking penasarannya! Baginya tak jadi soal membaca buku Aroma Karsa versi digital terlebih dahulu, sebelum edisi cetaknya, terbit pada saat itu. Karena baginya, menunggu bab per bab keluar di edisi digital sama seperti mendapat surat cinta, katanya!

“Well deserved! The story, the structure, the plot, the characters are just ODGJ!!! The thrill, the erotic parts without being tacky or cheesy or turning into soft porn… this book is just magical.[email protected]

Selain Happy Salma,  influencer yang akrab disapa Koh Alex ini juga menyampaikan ketertarikannya pada buku Aroma Karsa. Koh Alex juga menyampaikan bahwa buku Aroma Karsa adalah salah satu buku terbaik yang pernah dibacanya dan tentu ia tidak menyesal pernah membaca. Seperti halnya Happy Salma, Koh Alexander Thian sudah mengikuti jejak Aroma Karsa sedari edisi digitalnya.

“Beberapa kali tersentak baca celetukan canda di . Misalnya part 3, hal 13: ocehan si Sarip. Ngehe gemes gak nyangka gitu  Yeaay besok part 4 segera tiba! *racik keringet cecak dan air liur kecoak*” [email protected]

Valiant Budi Yogi yang juga penulis tak mau ketinggalan menjadi pembaca karya terbaru Mak Suri ini. Melalui akun Twitternya @vabyo juga turut membagi pengalamannya ketika membaca buku Dee Lestari. Vabyo juga sering mengikuti diskusi dalam grup tribe dan membagi pengalaman membacanya di sana yang menandakan bahwa ia begitu menikmati Aroma Karsa sehingga memiliki hayalan yang tinggi mengenai topik aroma itu! Wah, masa sampai mau racik air liur kecoak?

“Weekend! A little work in the morning and then I can finally enjoy Aroma Karsa, Begu Ganjang, Turtles All The Way Down, The Woman in Cabin 10!”[email protected]

Pasti kamu kenal dong nama penulis ini. Ternyata Ika Natassa juga mengikuti buku Aroma Karsa. Buku ini menjadi bacaan favoritnya di kala weekend. Selain membaca edisi digitalnya, Ika Natassa juga menjadi salah satu dari 10.000 orang pertama yang mendapatkan buku Aroma Karsa dalam pre order spesial edisi bertanda tangan dari sang penulis! Kapan lagi, ya, penulis ikut PO penulis lain?

Membaca Bab 37 – Karya Terbaik nya , ya Tuhan..sy smpe ngga sanggup berkata2…sexy sekali! Dee, you’re a true genius! [email protected]

 Selain pendapat para penulis lain, pembaca yang sudah lebih dulu mendapatkan buku Aroma Karsa dalam pre order Aroma Karsa juga mengaku puas dengan buku Aroma Karsa. Sampai nggak sanggup berkata-kata… 

“Ada kutipan ‘cerita yang bagus adalah cerita yang membuat garis antara fiksi dan nonfiksi menjadi blur. fiksi terasa seperti nonfiksi, nonfiksi terasa seperti fiksi.’ and @deelestari always done it very well :””””)”[email protected]

Terakhir, ada testimoni Bang Bernard Batubara yang akrab disapa Benzbara yang juga sudah membaca Aroma Karsa. Pertanyaan terakhir dari Benzbara ini mungkin juga jadi pertanyaan semua yang telah selesai membaca Aroma Karsa. Apakah Mak Suri bisa segera memberikan jawaban pasti untuk hal ini?

“Baru beres baca sampai part 15. Ngetik status ini cuma pengin bilang bahwa saya bacain adegan-adegan Jati masuk hutan ketemu Wong Banaspati sampai lupa kedip dan nahan napas saking serunya.

Bagian-bagian akhir #AromaKarsa kayak bentuk yang lebih rapi dan menegangkan dari drama kolosal Indonesia yang dulu saya tonton di tv bareng nenek.

Saya tahu ini menyebalkan bagi penulis yang barusan beres mengerjakan novel tebal penuh riset dan curahan tenaga, tapi saya enggak bisa menahan diri untuk bertanya, akankah ada sekuel #AromaKarsa yang khusus mengisahkan kehidupan Dwarapala?

(Pembaca lain yang pengin mendukung pertanyaan berbalut request ini, dipersilakan menunjukkan dukungannya)

Salam dari Sinom dan Pucang!”-Benzbara

Kayanya kalau udah baca testimoni dari mereka yang telah membaca bukunya, tak perlu ada keraguan lagi untuk membaca buku Aroma Karsa, ya? Kalau perlu, baca hari ini juga!

[Hanung W L/Copywriter Mizanstore]

Bagikan ke Sekitarmu!