“Aku rela dipenjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” Ungkapan dari Wakil Presiden pertama kita, Mohammad Hatta, di atas menjadi bukti nyata betapa kuatnya sebuah kekuatan literasi. Sayangnya, data dari studi “Most Littered Nation In the World” oleh
Jejak Sastrawan Indonesia yang Menembus Panggung Sastra Dunia


