10 Buku yang Paling Banyak Dibaca Pelajar Dari Seluruh Dunia

Sebagian besar pelajar di US diusulkan untuk membaca To Kill a Mockingbird selama masa sekolah mereka. Bukankah menyenangkan, membaca sejarah dan masa depan yang menyiratkan isu-isu besar seperti rasisme dan ketidakadilan pidana dalam bentuk novel? Hal ini tentu menjadi cara terbaik untuk menambah pengetahuan. Nah, bagaimana dengan negara lainnya? Buku apa yang sekiranya menjadi bahan bacaan dari semua pelajar dari masing-masing negara di seluruh penjuru dunia? Penasaran? Berikut daftar 10 buku yang dibaca pelajar di 10 negara yang berbeda.

Afganistan

Judul: Quran

Ringkasan: Quran merupakan wahyu Tuhan yang diturunkan melalui nabi Muhammad untuk dijadikan tuntunan hidup manusia, terutama umat Islam. Quran juga menjadi salah satu karya besar sastra Arab.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: “Secara keseluruhan, tidak ada budaya membaca novel di negara saya, menyedihkan memang” kata Farokh Attah. “Satu-satunya buku yang harus dibaca di sekolah adalah Quran suci, dan setiap orang didorong untuk membacanya mulai dari masa kanak-kanak.”


Albania

Judul: Kronikë n gur (1971) atau Chronicle in Stone oleh Ismail Kadare

Ringkasan: Novel ini diceritakan melalui sudut pandang mata seorang anak dan menunjukkan betapa perebutan kekuasaan dapat merusak kota Albania kecil selama Perang Dunia II.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: Kadare adalah salah satu penulis Albania yang diakui paling kritis dan beberapa kali dinominasikan untuk Hadiah Nobel dalam Sastra. Buku ini “membantu Anda memahami dengan jelas apa arti Perang Dunia II bagi orang-orang yang hidup melalui kejadian tersebut,” kata Vaitson Çumaku. “Karena dari sudut pandang seorang anak, itu juga menunjukkan kepada Anda bahwa ada optimisme selama masa sulit.”


Australia

Judul: Tomorrow, When the War Began (1993) oleh John Marsden

Ringkasan: Seorang gadis remaja dan teman-temannya kembali dari perjalanan berkemah untuk menemukan bahwa pasukan militer asing yang tidak dikenal telah menyerang Australia.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: Buku ini “berbicara tentang ketakutan akan invasi dan semangat juang kita,” kata Beth James Waters. Ini juga “menggambarkan dengan indah luasnya dan bahaya alam yang melimpah di tanah kita.”


Austria

Judul: Faust (1787) oleh Johann Wolfgang von Goethe

Ringkasan: Dalam drama ini, seorang ilmuwan bernama Faust membuat sebuah perjanjian dengan Mephistopheles (setan) karena Faust tidak puas dengan kehidupan. Iblis mengatakan bahwa dia akan memberi Faust momen transenden, namun sebagai gantinya, Faust harus bertindak sebagai pelayannya untuk selamanya di neraka. Melalui campur tangan iblis, Faust jatuh cinta pada seorang gadis cantik bernama Gretchen. Tragedi terjadi kemudian.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: Buku ini menimbulkan perdebatan filosofis yang luas, termasuk sains vs spiritualitas, alasan vs gairah, dan keselamatan vs penghukuman, dan “itu dapat ditafsirkan dalam banyak cara,” kata Barbara Paulmayer. “Faust tidak mudah dipahami sebagai potongan sastra yang lebih baru, jadi merangsang siswa untuk berpikir dengan cara yang berbeda.” Selain itu, plot dan temanya telah mempengaruhi banyak karya lainnya.


Cina

Judul: Analects oleh Confusius

Ringkasan: Buku ini adalah kumpulan ajaran filsuf kuno Confusius; Ini diyakini telah ditulis sekitar tahun 475 SM dan 221 SM.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: “Guru ingin siswa mempelajari moral yang baik dari Analects, seperti menunjukkan rasa hormat kepada orang tua Anda, belajar dari orang lain, tidak peduli status mereka, dan menggunakan pemikiran kritis,” kata Aylee Lu. “Buku ini tetap menjadi tonggak budaya Tionghoa.”


Indonesia

Judul: Laskar Pelangi (2005) atau Rainbow Troops oleh Andrea Hirata

Ringkasan: Novel ini didasarkan pada sebuah kisah nyata tentang sepuluh siswa dari sebuah desa terpencil di Indonesia yang, dengan bantuan sepasang guru yang inspiratif. belajar membela diri dan komunitas mereka.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: Buku ini mengajarkan “pengorbanan, dedikasi, kerja keras, semangat, persaudaraan, persahabatan, optimisme dan ketekunan dalam menghadapi tantangan,” kata Mahrukh Bashir.


India

Judul: Autobiography: The Story of My Experiments With Truth (1927-1929) oleh Mohandas K. Gandhi

Ringkasan: Memoar pemimpin India menutupi hidupnya dari masa kecilnya sampai awal 50-an.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: “Buku ini menjunjung tinggi hak hidup untuk hidup dengan martabat, yang mungkin hanya melalui kebenaran dan tanpa kekerasan,” kata Bismi Sain.


Iran

Judul: Puisi oleh penulis seperti Hafiz, Sa’Addi, Ferdowsi, Rumi dan Khayyam

Ringkasan: Cinta, keindahan, kegembiraan dan tema lainnya.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: “Di Iran, novel ini adalah bentuk sastra yang relatif baru,” kata Ne Da. “Tapi di antara sastra klasik kita banyak penyair dan puisi. Setiap puisi berbicara dengan nilai yang berbeda. “


Rusia

Judul: Wars and Peace (1869) oleh Leo Tolstoy

Ringkasan: Mengikuti kehidupan dan cinta dari lima keluarga, novel epik ini dimulai pada tahun 1805 dan terus berlanjut sampai invasi Napoleon tahun 1812 ke Rusia.

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: Perang dan Damai “pada dasarnya berbicara tentang setiap aspek kehidupan kita: bagaimana menjadi berharga di masyarakat, bagaimana menjadi pemaaf, dan bagaimana bersikap hormat,” kata Valentina Ishmanova. “Saya percaya semua orang mengalami situasi yang sama dengan karakter Tolstoy Natasha, Pierre, dan Prince Andrei.”


US

Judul: To Kill A Mockingbird (1960) oleh Harper Lee

Ringkasan: Sebuah novel klasik tentang Amerika Selatan di tahun 1930an yang menggambarkan bagaimana rasisme, seksisme dan ketidakadilan membentuk sejarah AS (dan masih membahayakan saat ini).

Alasan Buku Ini Banyak Dibaca: “Kami masih menghadapi rasisme dan prasangka sistematis, terutama dalam sistem hukum di AS,” kata Shaun McGovern.

Di Indonesia ternyata buku Laskar Pelangi menjadi buku yang paling banyak dibaca sekaligus menjadi buku yang disarankan untuk dibaca para pelajar di Indonesia. Kisah Si Ikal dan teman-temannya dari tanah Belitong memang begitu menginspirasi dan sangat sayang jika dilewatkan begitu saja. Kamu sudah baca?

(artikel terjemahan yang disadur dari artikel yang berjudul Required Reading: The Books That Students Read in 28 Countries Around The World)

[Hanung W L/Copywriter Mizanstore]

Bagikan ke Sekitarmu!