Kita sering salah menempatkan rasa takut dan cemas sebagai musuh. Padahal keduanya adalah alarm alami. Ia hadir bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk melindungi – Filsafat Kecemasan hal. 118 Kutipan kalimat di atas mungkin paling tepat menggambarkan perasaan Arga, karakter dalam
Tunggu Aku Sukses Nanti: Kisah Arga yang Berjuang Demi Harga Diri di Tengah Badai Kecemasan

